Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Imbal hasil US Treasury turun karena NFP yang lemah, harapan Hormuz meredakan risiko Fed

Imbal hasil US Treasury turun karena NFP yang lemah, harapan Hormuz meredakan risiko Fed

FXStreetFXStreet2026/08/07 19:53
Tampilkan aslinya

Imbal hasil Treasury AS turun di seluruh kurva pada hari Jumat di tengah spekulasi yang berkembang bahwa kesepakatan Iran-Oman akan segera dicapai, yang sejauh ini telah menekan harga energi lebih rendah, sementara investor juga mencerna laporan Nonfarm Payrolls AS yang lemah.

Imbal hasil turun di seluruh kurva seiring penurunan harga minyak, payroll mengecewakan, dan trader mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga Fed pada September

Baru-baru ini, seorang pejabat AS mengatakan telah ada kemajuan antara Oman dan Iran terkait Hormuz, dan bahwa setelah kesepakatan diumumkan untuk memulihkan pengiriman tanpa hambatan, Angkatan Laut AS akan mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran.

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, memperpanjang kerugiannya hampir 1%, turun menjadi $77,50.

Sementara itu, pasar uang menunjukkan kemungkinan lebih rendah bahwa Federal Reserve (Fed) akan menaikkan suku bunga pada bulan September. Probabilitasnya menurun menjadi 30% dari 58% kemarin, dengan kemungkinan 70% bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga tetap, berdasarkan data Prime Terminal.

Surat utang Treasury AS bertenor 10 tahun mencatat imbal hasil sebesar 4,651%, turun hampir tiga basis poin, sinyal bahwa pelaku pasar mulai menurunkan ekspektasi penyelesaian cepat konflik AS, yang dapat mengurangi kebutuhan kenaikan suku bunga oleh Fed.

Pada bulan Juli, Nonfarm Payrolls AS turun sebanyak 23 ribu pekerjaan, jauh di bawah kenaikan yang diperkirakan sebesar 80 ribu. Revisi untuk Mei dan Juni mengurangi total sebesar 103 ribu pekerjaan, menurunkan estimasi sebelumnya. Data ini memang mendukung keputusan Fed untuk menghentikan kenaikan suku bunga, namun Tingkat Pengangguran turun tipis dari 4,2% menjadi 4,1%.

Greenback melemah akibat laporan ini, di mana US Dollar Index (DXY), yang mengukur kekuatan US Dollar terhadap enam mata uang lainnya, turun 0,42% menjadi 99,54.

Minggu depan, investor menantikan rilis inflasi AS dari sisi konsumen dan produsen, diikuti dengan data klaim tunjangan pengangguran dan University of Michigan (UoM) Consumer Sentiment.

Grafik imbal hasil Treasury AS 10 tahun

Grafik imbal hasil Treasury AS 10 tahun
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!