Amplitude merilis transkrip panggilan pendapatan Q2 2026
Reuters2026/08/07 16:16- Amplitude Q2 2026 earnings call dihadiri oleh CEO Spenser Skates, CFO Andrew Casey, kepala IR John Streppa, serta analis dari Raymond James, KeyBanc, Needham, Piper Sandler, D.A. Davidson, BofA, BTIG, Citi, William Blair.
- Pendapatan USD 100,9 juta, naik 21% y/y; ARR USD 410 juta, naik 22% y/y, termasuk USD 17 juta dari Statsig; jumlah pelanggan dengan ARR di atas USD 100.000 meningkat 30% y/y menjadi 824.
- Margin kotor 71%, turun 4 poin q/q, mencerminkan biaya inferensi AI yang lebih tinggi dan integrasi Statsig; kerugian operasional non-GAAP USD 1,5 juta; arus kas bebas USD 23,7 juta.
- Proyeksi pendapatan Q3 USD 105,6 juta–USD 108 juta; pendapatan operasional non-GAAP USD 2,5 juta–USD 4,5 juta; pendapatan FY dinaikkan menjadi USD 407,2 juta–USD 411,2 juta.
- Skates memposisikan Wave sebagai platform produk tahap alfa yang dapat memperbaiki diri sendiri, menggunakan data analitik dan eksperimen; monetisasi direncanakan, dengan adopsi multi-produk mulai dilakukan sejak awal.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

S&P memperkirakan SK Hynix akan melanjutkan buyback hingga maksimum 40 triliun won pada kuartal keempat, ditambah dividen yang besar, sehingga pasar Value-up Korea mendapatkan katalis baru.
S&P Global Market Intelligence memprediksi bahwa SK Hynix kemungkinan akan mengumumkan rencana buyback saham baru senilai 100 millions hingga 400 millions won Korea pada kuartal keempat tahun ini. Didukung oleh berita ini, ADR SK Hynix melonjak lebih dari 6% pada hari Selasa dan harga saham di Bursa Korea sempat naik 5% pada hari Rabu. S&P menyatakan bahwa, dengan Samsung Electronics yang membatalkan saham treasury dan memberikan dividen besar, dua raksasa ini berpotensi menetapkan standar baru tata kelola perusahaan di pasar modal Korea, membantu mengatasi masalah "Korean Discount" yang telah berlangsung lama.
Semakin yen naik, semakin banyak investor ritel melakukan posisi short! Dengan taruhan short sebesar 3.61 triliun, sinyal peringatan short squeeze mulai berbunyi.
Meskipun yen telah mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, investor ritel Jepang tetap bertaruh bahwa lonjakan besar akan segera mereda dan terus menambah posisi bearish.

