- Tether membeli 14 ton emas selama kuartal kedua.
- Total kepemilikan emas mencapai rekor 146 ton, senilai $18,8 miliar.
- Tether kini menjadi pemilik emas swasta terbesar yang diketahui di luar bank sentral dan pemerintah.
Penerbit stablecoin Tether memperluas portofolio logam mulianya selama kuartal kedua, membeli 14 ton emas dan meningkatkan total kepemilikan emas ke rekor 146 ton.
Berdasarkan nilai pasar saat ini, cadangan emas perusahaan tersebut bernilai sekitar $18,8 miliar, memperkuat strategi Tether dalam memegang aset cadangan yang signifikan bersamaan dengan operasi aset digitalnya.
Akuisisi terbaru ini juga semakin memperkuat posisi Tether sebagai salah satu pemilik emas fisik swasta terbesar di dunia.
Pemilik Emas Swasta Terbesar di Luar Pemerintah
Menurut data yang disoroti oleh The Kobeissi Letter, Tether kini menjadi pemilik emas swasta terbesar yang diketahui di luar bank sentral dan pemerintah.
Emas telah lama dianggap sebagai penyimpan nilai tradisional, dan akumulasi berkelanjutan menunjukkan bahwa Tether mempertahankan strategi cadangan yang terdiversifikasi. Cadangan emas batangan yang terus bertambah ini melengkapi portofolio aset cadangan yang lebih luas yang digunakan untuk mendukung operasi keuangan perusahaan.
Tonggak ini juga menempatkan Tether di antara sekelompok organisasi yang memiliki kepemilikan emas fisik yang sangat besar.
Makna bagi Tether
Ekspansi kepemilikan emas Tether mencerminkan fokus berkelanjutan perusahaan untuk memperkuat neraca melalui aset cadangan yang terdiversifikasi.
Seiring permintaan global terhadap aset digital maupun investasi pelindung nilai tradisional terus berkembang, cadangan emas Tether yang meningkat dapat semakin memperkuat kepercayaan terhadap posisi keuangan jangka panjangnya. Pelaku pasar akan terus memantau bagaimana perusahaan menyeimbangkan eksposurnya di antara kas, surat berharga pemerintah, emas, dan aset cadangan lainnya.



