Fu Yu beralih ke laba pada paruh pertama tahun fiskal 26; pendapatan turun 0,8% menjadi S$59,99 juta
Reuters2026/08/07 09:41- Fu Yu membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar SGD 135.000, berbalik dari kerugian pada periode tahun sebelumnya; EPS sebesar 0,02 sen.
- Pendapatan turun 0,8% menjadi SGD 59,99 juta, sementara laba kotor naik 6,3% menjadi SGD 7,28 juta.
- Laba operasional sebesar SGD 847.000, berbalik dari rugi operasi tahun sebelumnya, seiring biaya penjualan dan administrasi turun 24,3% menjadi SGD 9,02 juta.
- Saldo kas dan bank meningkat menjadi SGD 54,98 juta dari SGD 50,16 juta pada akhir 2025; total ekuitas sedikit turun menjadi SGD 127,94 juta.
- Manajemen menyoroti ketidakpastian makro dan tekanan harga, sembari memfokuskan pada otomatisasi, optimalisasi biaya, diversifikasi pelanggan, serta proyek dengan nilai tambah lebih tinggi dalam 12 bulan ke depan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Menargetkan infrastruktur, energi, dan kredit swasta! Brookfield (BAM.US) mendapatkan mandat investasi senilai 1 miliar dolar dari dana nuklir Inggris
Brookfield Asset Management telah menerima komitmen pendanaan sebesar 1 billion dolar dari Nuclear Liabilities Fund di Inggris, yang akan digunakan untuk berbagai strategi investasinya.

Rio Tinto (RIO.US) berencana mengakuisisi tambang bauksit Australia milik Glencore dan Mitsubishi guna mengisi kekurangan kapasitas produksi.
RIO.US telah merilis pernyataan bahwa mereka telah sepakat untuk mengakuisisi proyek tambang bauksit Aurukun yang terletak di timur laut Australia dari Glencore dan Mitsubishi Development Company.


AI kembali menarik perhatian di bidang komputasi! Firmus dan OpenAI menandatangani perjanjian kapasitas pusat data jangka panjang di Malaysia.
Firmus pada hari Selasa menyatakan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian multi-tahun dengan OpenAI, raksasa kecerdasan buatan (AI), untuk menyediakan kemampuan komputasi dari dua pusat data mereka di Malaysia kepada OpenAI, menjadikan pengembang ChatGPT tersebut sebagai klien utama mereka.
