Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Semalam berlalu, dunia kembali mendengar suara alarm.

Semalam berlalu, dunia kembali mendengar suara alarm.

金融界金融界2026/08/06 23:35
Tampilkan aslinya

Sumber: Global Market Broadcast

Tiga alarm hanya kembali menyala redup, namun belum berbunyi bersamaan.

Semalam telah berlalu, pasar global kembali mendengar suara alarm:

- Pasar saham Amerika Serikat turun tipis, Indeks Dow Jones turun 0,85%, Indeks S&P 500 turun 0,18%, Indeks Nasdaq turun 0,06%;

- Harga emas berbalik turun, namun tetap berada di atas 4.200 dolar AS;

- Indeks dolar AS, imbal hasil obligasi pemerintah AS, dan harga minyak mentah Amerika Serikat semuanya mengalami rebound.

Pertama, sebuah kombinasi bahaya yang familiar kembali muncul — Indeks dolar AS menguji level 100 (ditutup di 99,79), imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun menguji 4,7% (ditutup di 4,67%), harga minyak mentah Amerika Serikat menguji 80 dolar AS (ditutup di 78,23 dolar AS). Ketiga pasar ini memang belum benar-benar menembus garis bahaya, namun di hari yang sama semuanya kembali berada di ambang batas.

Kedua, pergerakan pasar dipengaruhi oleh dua berita. Pertama, laporan Financial Times tentang kemungkinan kenaikan suku bunga bersyarat oleh Walsh menghentikan tren kenaikan pasar. Setelah itu, Iran mengumumkan "Rencana Pengelolaan Awal Selat Hormuz" dengan persyaratan yang sangat ketat, membatasi kapal Amerika Serikat dan Israel, pembatasan pengiriman ke beberapa negara, dan sanksi bagi pelanggar aturan. Pasar segera menyadari situasinya mungkin tidak sesederhana itu, harga minyak naik (minyak mentah tetap menjadi domino pertama), sementara saham Amerika Serikat dan harga emas berbalik turun.

Ketiga, meskipun penurunan pasar saham Amerika Serikat tidak besar, informasi yang didapat sangat banyak.

· Dilihat dari struktur pergerakan, Nasdaq hanya turun 0,06%, terlihat paling kuat, namun bisa jadi ini menyesatkan. Ketahanan relatif saham teknologi besar menyamarkan kelemahan yang lebih luas.

· Dow Jones mencatat penurunan terbesar, aliran dana dari saham teknologi ke industri tradisional juga menghadapi tekanan dari rebound harga minyak dan imbal hasil obligasi.

Keempat, hari ini ada dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama memperhatikan reaksi pasar Asia setelah penurunan saham Amerika Serikat, apakah pergerakan Kamis akan dianggap sebagai pendinginan biasa. Malam hari menantikan laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (non-farm payroll) untuk Juli, yang akan diumumkan pukul 20:30 waktu Beijing. Kali ini, selain pertumbuhan lapangan kerja, juga perlu memperhatikan tingkat pengangguran, rata-rata upah per jam, serta revisi data dua bulan sebelumnya. Data yang lebih kuat dapat dengan cepat meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga, tetapi data yang lebih lemah pun belum tentu membuat pasar benar-benar tenang — karena harga minyak kini kembali menjadi kunci utama inflasi.

Pada hari Kamis, bahaya hanya kembali mendekat; malam ini, data tenaga kerja non-pertanian akan menentukan apakah bahaya itu berbalik pergi, atau malah masuk melalui pintu.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Pergerakan saham AS | Meta (META.US) meluncurkan agen AI pribadi Muse, saham dibuka naik lebih dari 6%

Pada hari Rabu, Meta (META.US) dibuka naik lebih dari 6%, mencatat kenaikan terbesar sejak 3 Agustus, dan saat ini diperdagangkan pada 640,95 dolar AS.

智通财经2026/09/09 13:56
Pergerakan saham AS | Meta (META.US) meluncurkan agen AI pribadi Muse, saham dibuka naik lebih dari 6%

Indeks saham Prancis turun 2%

格隆汇2026/09/09 13:36

Partai oposisi terbesar di Jepang dibubarkan! Hambatan politik untuk Sanae Takaichi menurun tajam, namun kebijakan fiskal ekspansif tetap dibatasi oleh "garis merah" pasar obligasi

Partai oposisi terbesar di Jepang sebenarnya telah terpecah, dan setelah hampir satu tahun Sannae Takamichi menjabat sebagai Perdana Menteri serta posisinya semakin mantap, tidak ada lagi kekuatan terkoordinasi di Dewan Perwakilan Rakyat yang dapat menyeimbangi kekuasaannya.

智通财经2026/09/09 11:26
Partai oposisi terbesar di Jepang dibubarkan! Hambatan politik untuk Sanae Takaichi menurun tajam, namun kebijakan fiskal ekspansif tetap dibatasi oleh "garis merah" pasar obligasi