Pendapatan bersih Torex Gold pada kuartal kedua turun 36,19% menjadi $113,8 juta; pendapatan turun 24,55% menjadi $406,9 juta
Reuters2026/08/06 22:42- Torex Gold mencatat laba bersih Q2 sebesar USD 113,8 juta, turun 36% dari Q1; pendapatan turun 24,55% menjadi USD 406,9 juta.
- Arus kas bebas menurun 40,12% menjadi USD 94,2 juta; EBITDA yang disesuaikan (non-GAAP) turun 43,26% menjadi USD 203,5 juta.
- All-in sustaining costs naik 28,23% menjadi USD 2.459 per ons AuEq yang dijual; margin AISC menyempit menjadi 46% dari 60%.
- Produksi turun 4,54% menjadi 96.297 ons AuEq; output Juli tercatat 43.431 ons AuEq seiring perbaikan kadar.
- Panduan produksi setahun penuh ditegaskan kembali di 420.000-470.000 ons AuEq; proyeksi AISC dinaikkan menjadi USD 2.000-2.100 per ons AuEq yang dijual.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Status sebagai saham S&P 100 selama 18 tahun akan berakhir! Nike (NKE.US) segera mengklarifikasi: masih menjadi saham S&P 500.
Nike akan segera dikeluarkan dari indeks S&P 100, mengakhiri sejarahnya sebagai saham komponen selama hampir 18 tahun. Menanggapi pertanyaan pasar terkait berita tersebut, tim hubungan investor Nike menegaskan bahwa penyesuaian ini hanya melibatkan indeks S&P 100, dan Nike masih merupakan saham komponen dari indeks S&P 500.

Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.
