Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Laba bersih Wheaton Precious Metals Q2 FY26 naik 85,9% menjadi USD 543,24 juta; pendapatan meningkat 84,7% menjadi USD 929,2 juta

Laba bersih Wheaton Precious Metals Q2 FY26 naik 85,9% menjadi USD 543,24 juta; pendapatan meningkat 84,7% menjadi USD 929,2 juta

ReutersReuters2026/08/06 22:11
Tampilkan aslinya
  • Wheaton Precious Metals melaporkan laba bersih Q2 2026 sebesar USD 543,24 juta, naik 85,9% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pendapatan sebesar USD 929,2 juta.
  • Arus kas operasional meningkat 56,5% dari tahun sebelumnya menjadi USD 649,52 juta; biaya kas rata-rata naik menjadi USD 568 per GEO.
  • Produksi yang dialokasikan naik 6,3% menjadi 202.200 GEO, didukung oleh akuisisi baru BHP Antamina PMPA dan produksi dari tambang-tambang yang lebih baru.
  • Kas sebesar USD 100,19 juta per 30 Juni 2026; utang yang masih berjalan berjumlah USD 2,0 miliar, sehingga utang bersih menjadi USD 1,87 miliar.
  • Mengumumkan dividen kuartalan sebesar USD 0,195 per saham; kembali menegaskan proyeksi produksi yang dialokasikan tahun 2026 sekitar 860.000–940.000 GEO.


Disclaimer: Ringkasan berita ini dibuat oleh Public Technologies (PUBT) menggunakan kecerdasan buatan generatif. PUBT berusaha menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu, namun konten yang dihasilkan AI ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Wheaton Precious Metals Corp. menerbitkan konten asli yang digunakan untuk membuat ringkasan ini melalui PR Newswire (Ref. ID: VA20519) pada 6 Agustus 2026, dan sepenuhnya bertanggung jawab atas informasi yang terkandung di dalamnya.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Apakah imbal hasil obligasi AS 10 tahun naik menjadi 5,5% akan "menghantam" saham AS? Societe Generale memperingatkan: Ini mungkin merupakan titik kritis penilaian.

Kepala Pengalokasian Aset Global di Societe Generale, Bokobza, menyatakan bahwa jika imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun mencapai 5,5%, pertumbuhan laba perusahaan tidak akan cukup untuk mengimbangi dampak kenaikan suku bunga terhadap valuasi, sehingga pasar saham akan menghadapi tekanan yang signifikan. Namun, menurut dirinya, kenaikan suku bunga lanjutan dari Federal Reserve dan European Central Bank akan terbatas dan tidak akan mengganggu siklus ekonomi saat ini.

华尔街见闻2026/09/07 15:36

BTC turun di bawah $79.000

金色财经2026/09/07 14:47