Pendapatan bersih Fujifilm Q1 FY27 turun 30,4% menjadi ¥37,4 miliar; pendapatan naik 10,3% menjadi ¥826,5 miliar
Reuters2026/08/06 07:06- Fujifilm membukukan pendapatan Q1 sebesar ¥826,49 miliar, naik 10,3% year-on-year; pendapatan operasional turun 32% menjadi ¥51,18 miliar.
- Pendapatan bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham turun 30,4% menjadi ¥37,42 miliar; EPS terdilusi turun menjadi ¥31,23 dari ¥44,59.
- Segmen Healthcare berbalik menjadi kerugian operasional sebesar ¥12,7 miliar dari pendapatan operasional ¥4,28 miliar; Business Innovation juga berubah menjadi kerugian operasional ¥1,4 miliar dari ¥15,57 miliar.
- Pendapatan operasional Electronics meningkat 38,2% menjadi ¥31,13 miliar; pendapatan operasional Imaging naik 3,9% menjadi ¥43,39 miliar.
- Proyeksi pendapatan FY2027 dinaikkan menjadi ¥3,56 triliun; outlook pendapatan operasional tetap di angka ¥365 miliar.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Status sebagai saham S&P 100 selama 18 tahun akan berakhir! Nike (NKE.US) segera mengklarifikasi: masih menjadi saham S&P 500.
Nike akan segera dikeluarkan dari indeks S&P 100, mengakhiri sejarahnya sebagai saham komponen selama hampir 18 tahun. Menanggapi pertanyaan pasar terkait berita tersebut, tim hubungan investor Nike menegaskan bahwa penyesuaian ini hanya melibatkan indeks S&P 100, dan Nike masih merupakan saham komponen dari indeks S&P 500.

Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.
