Bain Capital akan mengakuisisi jaringan minuman bubble tea Gong Cha.
Sumber: Global Market Broadcast
Perusahaan ekuitas swasta Amerika Serikat, Bain Capital, pada hari Kamis menyatakan akan mengakuisisi merek jaringan bubble tea Gong Cha dari TA Associates dan pemegang saham lainnya, dalam upaya untuk semakin memperluas portofolio investasinya di bidang makanan dan minuman.
Bain Capital tidak mengungkapkan nilai transaksi maupun rincian perjanjiannya. Sebelumnya, beberapa sumber menyebutkan bahwa nilai penjualan ini bisa mencapai 2 miliar dolar AS.
Transaksi ini diperkirakan akan selesai pada kuartal keempat tahun 2026.
Gong Cha memiliki hampir 2.200 gerai di 33 pasar, menawarkan bubble tea, fruit tea, dan minuman dingin lainnya, serta memiliki pengaruh pasar yang cukup kuat di Jepang, Australia, dan Korea Selatan.
TA Associates fokus pada peluang investasi pertumbuhan. Menurut situs resminya, perusahaan ini berinvestasi di Gong Cha pada tahun 2019.
Saat ini, investasi Bain Capital di bidang makanan dan minuman termasuk Domino's Pizza Japan, jaringan restoran steak Brasil Fogo de Chão, serta waralaba makanan Sizzling Platter.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tiga kali mengalami kegagalan dalam seminggu! Obat DM1 dari Novartis (NVS.US) gagal mencapai titik utama dalam uji klinis fase III
Novartis telah menyatakan bahwa obat injeksi eksperimentalnya, del-desiran, yang digunakan untuk mengobati DM1 (myotonic dystrophy tipe 1, sebuah penyakit langka yang menyebabkan atrofi otot), gagal mencapai titik akhir utama dalam uji klinis fase III HARBOR.

