Harga saham SpaceX turun 13,6% setelah laporan keuangan dirilis, investor ritel memanfaatkan kesempatan untuk membeli saat harga rendah.
Sumber: Global Market Broadcast
Setelah SpaceX merilis laporan keuangan pertamanya sejak melantai di bursa, harga sahamnya anjlok tajam dan para investor ritel memanfaatkan kesempatan untuk melakukan aksi beli saat harga turun pada hari Rabu. Data dari Vanda Research menunjukkan bahwa dalam satu jam pertama perdagangan, investor ritel mencatatkan pembelian bersih saham SpaceX senilai 22,7 juta dolar AS, menjadikannya pembelian bersih tertinggi ketiga dalam satu jam pembukaan selama 37 hari perdagangan sejak IPO perusahaan tersebut. “Hal ini menunjukkan bahwa setelah aksi jual yang dipicu oleh laporan keuangan, antusiasme investor ritel untuk membeli saat harga turun tidak mereda, bahkan justru lebih cenderung mengambil kesempatan,” ujar Vanda Research dalam laporannya.
Perusahaan data keuangan tersebut menyatakan apabila tren ini berlanjut, hari Rabu bisa menjadi hari dengan pembelian bersih investor ritel terbesar kedua sejak SpaceX melantai di bursa, hanya kalah dari 16 Juni (dengan pembelian bersih sebesar 144,6 juta dolar AS pada hari itu).
Sejak menyelesaikan IPO terbesar dalam sejarah Amerika Serikat pada 12 Juni dengan harga 135 dolar AS per saham, belum pernah terjadi hari perdagangan di mana investor ritel mencatat penjualan bersih saham SpaceX. Setelah laporan keuangan dirilis, saham SpaceX turun tajam sebesar 13,6% karena kekhawatiran investor mengenai berapa lama bisnis Starlink yang menguntungkan dapat terus mendukung investasi mahal di bidang kecerdasan buatan (AI).
Menurut data dari Vanda, SpaceX menjadi saham Amerika Serikat yang paling banyak dibeli oleh investor ritel pada hari Rabu, diikuti oleh produsen chip AMD.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Investasi AI dan pertumbuhan keuntungan terus menopang pasar saham Amerika; HSBC menaikkan target akhir tahun S&P 500 menjadi 8100 poin.
Tim Riset Investasi Global HSBC telah menaikkan target indeks S&P 500 pada akhir tahun 2026 dari sebelumnya 7650 poin menjadi 8100 poin.

Gu Jingci: Short BTC/ETH pada 9.8 turun sesuai harapan, rebound kembali memberikan peluang.
ETH menembus 2500 dolar AS

