Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Penyelesaian lintas negara diuji menggunakan deposit bank dan cadangan yang telah ditokenisasi

Penyelesaian lintas negara diuji menggunakan deposit bank dan cadangan yang telah ditokenisasi

CoinspaidmediaCoinspaidmedia2026/08/05 09:38
Tampilkan aslinya

Pengujian berhasil platform penyelesaian lintas batas yang berbasis pada cadangan bank sentral dan simpanan bank komersial yang telah di-tokenisasi diselesaikan sebagai bagian dari Project Agorá.

Bank for International Settlements (BIS) mengumumkan keberhasilan penyelesaian fase Real Value Testing (RVT) dari Project Agorá. Selama uji coba, para peserta menguji pembayaran lintas batas pada platform terpadu yang dapat diprogram dan mendukung banyak mata uang. Pengujian ini mengonfirmasi bahwa penyelesaian dapat dilakukan menggunakan cadangan bank sentral dan simpanan bank komersial yang telah di-tokenisasi.

Uji coba ini dilaksanakan pada Juli 2026 dalam lingkungan terkendali dengan menggunakan dana riil. Uji coba ini melibatkan 28 institusi keuangan dan bank sentral dari Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Para peserta menyelesaikan 17 skenario penyelesaian dengan berbagai mata uang dengan total nilai sekitar CHF 800.000 (sekitar $1 juta). Setiap transaksi berkisar dari CHF 9.000 hingga CHF 125.000, atau jumlah yang setara dalam mata uang lain.

Project Agorá adalah inisiatif bersama BIS dan Institute of International Finance (IIF), yang diluncurkan pada 2024 dengan partisipasi 8 bank sentral, termasuk penerbit 5 mata uang cadangan utama dunia, serta lebih dari 40 institusi keuangan. Proyek ini mengeksplorasi kelayakan platform terpadu yang dapat diprogram untuk memungkinkan penyelesaian lintas batas multi-mata uang secara atomic dengan menggunakan cadangan bank sentral dan simpanan bank komersial yang telah di-tokenisasi.

Menurut BIS, platform tersebut juga memperlihatkan penggunaan smart contract untuk otomatisasi eksekusi pembayaran, menyematkan pemeriksaan kepatuhan, dan memungkinkan pembayaran bersyarat. Pendekatan ini dapat mengurangi beban rekonsiliasi, pemrosesan manual, dan faktor lain yang saat ini menjadi penyebab keterlambatan, biaya tinggi, dan kesalahan dalam penyelesaian lintas batas.

Selain aspek teknis, para peserta juga mengevaluasi apakah model ini telah mematuhi persyaratan anti pencucian uang (AML), pencegahan pendanaan terorisme (CFT), serta perlindungan data yang berlaku.

BIS menyampaikan bahwa Project Agorá tetap menjadi inisiatif penelitian dan bukan sistem pembayaran yang siap produksi. Fase berikutnya akan memperluas program pengujian untuk mencakup transaksi tambahan menggunakan dana sungguhan. Pengujian akan berlanjut dengan dukungan dari bank sentral yang berpartisipasi dan keterlibatan yang lebih luas dari institusi keuangan swasta.

Pada April 2026, BIS dan IIF melaporkan hasil pertama yang berhasil dari pengujian platform blockchain Project Agorá untuk pembayaran internasional.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!