Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Apple menuntut OpenAI untuk meningkatkan tuntutan: Apple mengajukan larangan dan meminta OpenAI menghentikan penggunaan serta mengembalikan informasi rahasia.

Apple menuntut OpenAI untuk meningkatkan tuntutan: Apple mengajukan larangan dan meminta OpenAI menghentikan penggunaan serta mengembalikan informasi rahasia.

华尔街见闻华尔街见闻2026/08/04 18:26
Tampilkan aslinya

Apple menyatakan: "Jika rahasia dagang Apple digunakan secara luas oleh OpenAI dan diintegrasikan ke dalam produk serta sistem operasionalnya, kerugian yang ditimbulkan tidak akan dapat diperbaiki." OpenAI menyatakan bahwa permohonan Apple didasarkan pada informasi palsu dan mereka tidak mencuri rahasia dagang apapun. Sidang dengar pendapat dijadwalkan pada 1 Oktober.

Pertarungan hukum antara Apple dan OpenAI terus memanas. Apple mengajukan permohonan penetapan sementara kepada hakim federal, meminta OpenAI segera menghentikan penggunaan rahasia dagang yang pihaknya tuduh telah dicuri, serta mengembalikan semua informasi rahasia terkait.

Dalam dokumen pengadilan yang diajukan pada hari Selasa, Apple memperingatkan bahwa "apabila rahasia dagang Apple digunakan secara luas oleh OpenAI dan terintegrasi dalam produk maupun sistem operasional mereka, kerugiannya tidak akan bisa diperbaiki." Permohonan penetapan ini akan tetap berlaku selama proses litigasi berlangsung.

OpenAI membantah keras tudingan tersebut, menyatakan permohonan Apple "berdasarkan informasi yang salah dan sama sekali tidak diperlukan", serta menegaskan "kami tidak memiliki, juga tidak menginginkan rahasia dagang mereka."

Dampak kasus ini terhadap hubungan kedua perusahaan sangat signifikan. Saat ini, OpenAI masih menjadi penyedia teknologi utama platform Apple Intelligence dan asisten suara Siri milik Apple. Keretakan hubungan kerja sama ini menimbulkan kekhawatiran publik terhadap stabilitas strategi AI Apple.

Tudingan Apple: Karyawan Curi Berkas Rahasia Perangkat Keras

Pada Juli tahun ini, Apple melayangkan gugatan terhadap OpenAI dan kepala perangkat kerasnya, menuduh adanya "tindakan terkoordinasi" yang mencuri informasi eksklusif terkait produk yang belum dirilis. Gugatan tersebut juga secara spesifik menyebutkan mantan insinyur iPhone Apple, Chang Liu—yang pada Januari tahun ini bergabung dengan OpenAI.

Dalam dokumen gugatan, Apple menyebut bahwa selama mengembangkan perangkat keras untuk OpenAI, Chang Liu menemukan celah otentikasi dan menggunakannya untuk terus mengakses berkas perangkat keras internal Apple yang bersifat rahasia selama beberapa minggu.

Apple juga meminta pengadilan agar perintah yang dikeluarkan meliputi kewajiban OpenAI untuk mengembalikan seluruh informasi rahasia, serta menghentikan segala tindakan lebih lanjut untuk memperoleh data privat.

Gugatan itu mengungkapkan bahwa hingga kini, OpenAI telah mempekerjakan lebih dari 400 mantan pegawai Apple. Di saat yang sama, perekrutan mantan kepala desainer Apple, Jony Ive, oleh OpenAI untuk membantu pengembangan perangkat keras juga dianggap sebagai titik balik memburuknya hubungan antara kedua perusahaan.

Bantahan OpenAI: Merupakan Permintaan Bantuan Sukarela, Bukan Pencurian Rahasia

Terhadap tuduhan inti, OpenAI mengajukan narasi yang sama sekali berbeda.

Dalam pernyataan di situs resminya, OpenAI juga mempublikasikan sebagian isi pesan singkat antara Chang Liu dan seorang mantan karyawan Apple yang tidak disebutkan identitasnya. Disebutkan bahwa justru mantan kolega dari Apple yang lebih dulu menghubungi Chang Liu untuk meminta bantuannya menemukan informasi yang dibutuhkan, bukan Chang Liu yang secara aktif mencuri rahasia perusahaan.

OpenAI menegaskan dalam pernyataannya bahwa perusahaan "lebih tertarik untuk mengembangkan produk dan teknologi inovatif yang mendorong kemajuan," bukan memperoleh informasi internal pesaingnya.

Sesuai jadwal pengadilan, OpenAI harus menyerahkan dokumen tanggapan atas permohonan penetapan Apple paling lambat 17 Agustus, dan sidang dengar pendapat atas permohonan tersebut dijadwalkan pada 1 Oktober.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!