Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
AT&T mengumumkan distribusi Q2 2026 sebesar R$ 0,31 per unit, akan dibayarkan pada 12 Agustus

AT&T mengumumkan distribusi Q2 2026 sebesar R$ 0,31 per unit, akan dibayarkan pada 12 Agustus

ReutersReuters2026/08/04 12:51
Tampilkan aslinya
  • AT&T mengumumkan distribusi kuartal kedua tahun 2026 sebesar R$ 0,31 per unit (ISIN BRATTBBDR007).
  • Saham diperdagangkan ex-hak mulai 9 Juli 2026; hari terakhir dengan hak adalah 9 Juli 2026.
  • Pembayaran dijadwalkan pada 12 Agustus 2026.


Disclaimer: Berita singkat ini dibuat oleh Public Technologies (PUBT) menggunakan kecerdasan buatan generatif. Meskipun PUBT berupaya menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu, konten yang dihasilkan AI ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau hukum. AT&T Inc. menerbitkan konten asli yang digunakan untuk menghasilkan berita singkat ini pada 4 Agustus 2026 dan bertanggung jawab penuh atas informasi yang terkandung di dalamnya.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Data: BTC turun di bawah $78.000

Chaincatcher2026/09/09 21:42

iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan

Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.

华尔街见闻2026/09/09 21:36