Corinth mengatakan bahwa meningkatnya konflik di Timur Tengah meningkatkan risiko bagi pasar investasi global.
Reuters2026/08/03 21:31- Corinth Investments AG menyoroti konflik Timur Tengah yang semakin meluas sebagai risiko makro yang meningkat bagi pasar investasi global pada 31 Juli 2026.
- Fokus risiko tertuju pada keamanan energi, dengan Selat Hormuz mengangkut sekitar seperlima konsumsi minyak global.
- Risiko gangguan pelayaran di Laut Merah dan Bab el-Mandeb diperkirakan akan meningkatkan biaya pengiriman, waktu transit, dan premi asuransi.
- Dampak lanjutan diperkirakan terjadi melalui kondisi pembiayaan yang semakin ketat, arus modal yang lebih fluktuatif, ekspektasi inflasi, dan kepercayaan investor yang melemah.
- Perusahaan tetap mempertahankan pandangan konstruktif jangka panjang pada infrastruktur, energi terbarukan, proyek industri, dengan mengedepankan uji kelayakan yang disiplin dan pemantauan risiko yang aktif.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.
