Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Babcock & Wilcox menjadwalkan konferensi panggilan laba kuartal kedua dan webcast

Babcock & Wilcox menjadwalkan konferensi panggilan laba kuartal kedua dan webcast

ReutersReuters2026/08/03 10:42
Tampilkan aslinya
  • Babcock & Wilcox menjadwalkan panggilan konferensi hasil kuartal kedua tahun 2026, 10 Agustus 2026 pukul 17.00 ET.
  • Rilis berita hasil diharapkan sebelum panggilan pada tanggal 10 Agustus.
  • Webcast tersedia melalui B&W Investor Relations site.


Disclaimer: Ringkasan berita ini dibuat oleh Public Technologies (PUBT) menggunakan kecerdasan buatan generatif. PUBT berupaya untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu, tetapi konten yang dihasilkan AI ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh diartikan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Babcock & Wilcox Enterprises Inc. menerbitkan konten asli yang digunakan untuk membuat ringkasan berita ini melalui Business Wire (Ref. ID: 202608030630BIZWIRE_USPR_____20260803_BW243345) pada 3 Agustus 2026, dan sepenuhnya bertanggung jawab atas informasi yang terdapat di dalamnya.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Di tengah gelombang penjualan pasar obligasi global, Inggris menjadi yang paling "terluka": biaya penerbitan obligasi mungkin akan mencapai level tertinggi dalam hampir tiga puluh tahun, tekanan meningkat tajam menjelang anggaran baru Menteri Keuangan.

Didorong oleh gelombang penjualan obligasi global yang menyebabkan lonjakan tajam dalam imbal hasil dan tekanan pada keuangan pemerintah, Inggris akan segera menghadapi penerbitan utang dengan biaya pinjaman tertinggi setidaknya sejak tahun 1998.

智通财经2026/09/08 09:06
Di tengah gelombang penjualan pasar obligasi global, Inggris menjadi yang paling "terluka": biaya penerbitan obligasi mungkin akan mencapai level tertinggi dalam hampir tiga puluh tahun, tekanan meningkat tajam menjelang anggaran baru Menteri Keuangan.