Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Indeks Dollar Amerika Serikat melemah di bawah 100.00 setelah Trump mengatakan pembicaraan baru dengan Iran akan dimulai pada hari Senin

Indeks Dollar Amerika Serikat melemah di bawah 100.00 setelah Trump mengatakan pembicaraan baru dengan Iran akan dimulai pada hari Senin

FXStreetFXStreet2026/08/03 03:11
Tampilkan aslinya

Indeks Dolar AS (DXY), yaitu indeks nilai Dolar AS (USD) yang diukur terhadap enam mata uang utama dunia, saat ini diperdagangkan di kisaran 99,70 pada jam perdagangan Asia hari Senin. DXY melemah di tengah sentimen risiko yang membaik. Para trader bersiap menantikan rilis laporan US ISM Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI), yang akan diumumkan nanti pada hari Senin.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia telah membatalkan serangan terhadap Iran dan pembicaraan antara kedua pihak akan berlangsung pada hari Senin. Trump mengindikasikan bahwa kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz kemungkinan sudah dekat dan menambahkan bahwa ia juga akan terus berupaya mengakhiri program nuklir Iran.

Harapan terobosan antara Washington dan Teheran dapat melemahkan mata uang safe-haven seperti Dolar AS terhadap rivalnya dalam waktu dekat.  

Semua perhatian akan tertuju pada data ketenagakerjaan AS hari Jumat. Laporan ini dapat memberikan petunjuk mengenai kesehatan pasar tenaga kerja. Para ekonom memperkirakan Nonfarm Payrolls (NFP) akan meningkat sebesar 91.000 pada bulan Juli, sementara Tingkat Pengangguran diproyeksikan naik menjadi 4,3% pada periode yang sama. Jika hasilnya lebih kuat dari perkiraan, hal ini dapat membantu membatasi pelemahan DXY. 

Federal Reserve (Fed) mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan kebijakan bulan Juli minggu lalu. Pasar telah memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga AS di bulan September sebesar hampir 64,7%, turun dari sekitar 77% sebelum pertemuan Fed bulan Juli, menurut alat CME FedWatch.

Dolar diperkirakan akan kembali tertekan seiring ekspektasi kenaikan suku bunga Fed memudar

Menurut analis di Commerzbank, Dolar kemungkinan akan kembali tertekan setelah ketegangan dengan Iran mereda, karena mereka menilai Fed "tidak mungkin menaikkan suku bunga seperti yang telah diperkirakan pasar." Dalam pandangan mereka, meredanya risiko geopolitik akan menghilangkan salah satu penopang utama mata uang ini, sehingga Dolar menjadi lebih rentan terhadap kekecewaan terkait jalur suku bunga AS.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!