Avanza: Investor dana beralih ke dana global secara luas saat taruhan sektor menjadi dingin di bulan Juli
Reuters2026/07/30 21:41- Analisis pasar Avanza untuk Juli menunjukkan pergeseran menuju eksposur yang lebih luas karena investor dana ritel terus membeli meskipun pasar ekuitas musim panas lebih bergejolak.
- Pembelian bersih terkonsentrasi pada dana global, dana yang berfokus pada Swedia, dan dana pasar berkembang; permintaan terhadap dana teknologi murni menurun tajam di tengah perlambatan sektor AI.
- Penjualan berfokus pada eksposur niche seperti pertahanan, logam mulia, dan small caps; investor beralih dari “thematic winners” menuju portofolio yang lebih terdiversifikasi.
- Aliran masuk dana pasar berkembang tetap berlanjut meski terjadi penurunan tajam pada ekuitas Korea Selatan dan Taiwan, mencerminkan pandangan bahwa pelemahan ini bersifat sementara.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Status sebagai saham S&P 100 selama 18 tahun akan berakhir! Nike (NKE.US) segera mengklarifikasi: masih menjadi saham S&P 500.
Nike akan segera dikeluarkan dari indeks S&P 100, mengakhiri sejarahnya sebagai saham komponen selama hampir 18 tahun. Menanggapi pertanyaan pasar terkait berita tersebut, tim hubungan investor Nike menegaskan bahwa penyesuaian ini hanya melibatkan indeks S&P 100, dan Nike masih merupakan saham komponen dari indeks S&P 500.

Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.
