Bitcoin Bersiap untuk Masuknya Modal Saat Investor Top Mengklaim Keuntungan Cepat dari AI Telah Habis
Bitcoin (BTC-USD) sedang bersiap untuk menerima arus modal baru karena para investor mulai mengalihkan dananya dari saham AI, menurut investor makro veteran Jordi Visser.
Dapatkan Diskon 55% untuk TipRanks
- Buka alat investasi canggih dengan TipRanks Premium untuk membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan percaya diri
- Berlangganan TipRanks Smart Investor Newsletter, dan temukan peluang investasi baru dengan pilihan saham berbasis data
Visser telah berkecimpung lebih dari 30 tahun di pasar global dan sebelumnya menjabat sebagai chief investment officer di Weiss Multi-Strategy Advisers. Kini ia memimpin riset AI di 22V Research dan mendirikan Visser-Labs. Laporan keuangan perusahaan menunjukkan alasan arus modal mungkin segera berbalik arah. Perusahaan teknologi terbesar di industri termasuk Alphabet (GOOGL), Meta (META), dan Microsoft (MSFT) menghabiskan uang lebih cepat dibanding pemasukan yang mereka terima.
Pengeluaran AI Menguras Arus Kas Perusahaan Teknologi Besar
Alphabet (GOOGL) mengeluarkan lebih banyak uang pada kuartal lalu daripada yang mereka kumpulkan, menandai periode arus kas negatif pertama sejak go public di 2004. Free cash flow mewakili kas yang tersisa setelah perusahaan membiayai pusat data dan ekspansi operasionalnya.
Ketiga perusahaan besar yang berinvestasi di AI mengalami penurunan cadangan kas dari tahun ke tahun. Meta (META) mengalami penurunan terbesar, menyisakan $784 juta dibanding $8,5 miliar pada kuartal yang sama tahun lalu. Penjualan Meta tumbuh 28% sementara biaya keseluruhan naik 55%, sehingga perusahaan harus meminjam $24,91 miliar untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan.
Microsoft (MSFT) melaporkan hasil paling kuat di antara kelompok tersebut. Pendapatan cloud Azure naik 43%, namun kas cadangan masih turun 23% akibat biaya modal yang lebih besar.
Persaingan AI Semakin Memanas, dan Ini Mengurangi Keuntungan Saham Teknologi
Visser menekankan bahwa kecerdasan buatan sendiri belum selesai. Namun, era perolehan imbal hasil berlipat ganda dengan mudah telah berakhir.
“Perdagangan AI sudah selesai. Kesempatan mendapatkan tujuh atau delapan kali lipat uang Anda di situ telah berakhir,” ujar Visser. Perangkat lunak gratis, open-source terus mengecilkan kesenjangan teknologi. Hal ini membuat perusahaan AI papan atas seperti Meta dan Microsoft kesulitan untuk tetap unggul.
Data TipRanks menunjukkan masih ada ruang pertumbuhan untuk saham AI, meski biaya menekan harga dalam jangka pendek. Analis masih memberikan peringkat Strong Buy untuk Micron Technology (MU), melihat potensi kenaikan besar dari permintaan chip jangka panjang meskipun terjadi penurunan baru-baru ini.
Alphabet dan Meta juga mempertahankan peringkat Strong Buy, meskipun pengeluaran mereka untuk AI terus memperkecil margin. Pada saat yang sama, Microsoft memproyeksikan kenaikan stabil karena penjualan cloud yang kuat membantu menyeimbangkan biaya pusat data.
Hak cipta © 2026, TipRanks. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Gu Jingci: Bitcoin/Ethereum naik tajam lalu turun sesuai prediksi, rebound tetap dijual
ETF Ethereum spot Amerika mencatat arus masuk bersih sebesar $34,7 juta kemarin.
Brian Armstrong: Siklus harga bitcoin telah mencapai titik terendah

