Peraso mengumumkan rapat pemegang saham tahunan melalui webcast
Reuters2026/07/30 13:56- Peraso akan mengadakan rapat tahunan pemegang saham tahun 2026 pada 10 September 2026 secara virtual.
- Para pemegang saham akan memberikan suara untuk memilih empat direktur, termasuk CEO Ronald Glibbery, Cornelis Links, Andreas Melder, dan Robert Newell.
- Agenda meliputi ratifikasi auditor, penambahan 1.500.000 saham dalam pool Rencana Insentif Saham 2019, dan pemungutan suara konsultatif mengenai remunerasi eksekutif.
- Pemungutan suara juga mencakup persetujuan penerbitan saham di bawah perjanjian pembelian saham biasa dengan Roth Principal Investments yang dapat melebihi 20% dari saham yang beredar.
- Rapat juga dapat meminta persetujuan untuk ditunda guna memperoleh suara tambahan jika diperlukan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Status sebagai saham S&P 100 selama 18 tahun akan berakhir! Nike (NKE.US) segera mengklarifikasi: masih menjadi saham S&P 500.
Nike akan segera dikeluarkan dari indeks S&P 100, mengakhiri sejarahnya sebagai saham komponen selama hampir 18 tahun. Menanggapi pertanyaan pasar terkait berita tersebut, tim hubungan investor Nike menegaskan bahwa penyesuaian ini hanya melibatkan indeks S&P 100, dan Nike masih merupakan saham komponen dari indeks S&P 500.

Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.
