Tim perdagangan JPMorgan mengeluarkan sinyal beli S&P 500, memperkirakan adanya peluang kenaikan taktis pada pasar saham AS.
Odaily melaporkan bahwa tim intelijen pasar global JPMorgan telah merilis laporan yang menyatakan bahwa model U.S. Tactical Positioning Monitor mereka telah memberikan sinyal beli untuk indeks S&P 500. Saat ini, posisi saham AS telah turun ke level yang bernilai untuk strategi kontrarian. Data historis menunjukkan bahwa setelah terjadi perubahan posisi serupa, indeks S&P 500 rata-rata naik sekitar 3% dalam 20 hari perdagangan berikutnya.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS, pelemahan dolar, laba perusahaan yang stabil, meredanya ketegangan di Timur Tengah, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga, semuanya akan mendukung kinerja jangka pendek pasar saham AS. Namun, laporan tersebut juga mengingatkan bahwa sektor semikonduktor terlalu ramai dan situasi antara Amerika Serikat dan Iran tetap menjadi faktor risiko utama. (Bloomberg)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Meta mengakuisisi perusahaan rintisan AI asal Swedia, Stilla.ai
Indeks Dolar AS naik sekitar 20 poin dalam waktu singkat, emas spot turun sebesar 36 dolar.
