Pendiri Aave: Keputusan terbaru terkait penghapusan aset dan jaringan bertujuan untuk mengurangi risiko operasional dan tidak boleh diartikan sebagai pandangan terhadap L1 atau L2
Foresight News melaporkan bahwa pendiri Aave, Stani Kulechov, menyatakan bahwa penonaktifan aset dengan tingkat adopsi rendah dan jaringan baru-baru ini di Aave tidak seharusnya diartikan sebagai pandangan terhadap L1 atau L2 mana pun. Tujuannya hanya untuk mengurangi eksposur risiko operasional, teknis, dan ekonomi Aave, sehingga dapat fokus pada prioritas dengan dampak lebih besar, seperti mengembangkan bisnis bernilai tinggi yang sudah ada.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.

Meta mengakuisisi perusahaan rintisan AI asal Swedia, Stilla.ai
