Kredibilitas Hawkish Bank of Japan Dipertanyakan, Pasar Bertaruh pada Oktober sebagai Jendela Kenaikan Suku Bunga Berikutnya
Pada 30 Juli, depresiasi yen yang terus-menerus memaksa Bank of Japan menghadapi tekanan kebijakan yang semakin meningkat. Para investor memperingatkan bahwa jika Bank of Japan tidak mempercepat laju kenaikan suku bunga untuk menahan tekanan inflasi, kredibilitasnya di pasar keuangan dapat terganggu. Pasar secara luas memperkirakan Bank of Japan akan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada pertemuan kebijakan hari Jumat ini. Namun, para investor lebih fokus pada apakah Gubernur Kazuo Ueda akan memberikan sinyal pengetatan kebijakan moneter yang lebih cepat di masa mendatang. Bulan lalu, Bank of Japan menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 25 basis poin menjadi 1%, menandai langkah lanjutan dalam siklus kenaikan suku bunga beruntun baru-baru ini. Meski demikian, pasar derivatif menunjukkan bahwa para trader saat ini hanya memperkirakan Bank of Japan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin lagi hingga Januari tahun depan. Sementara itu, obligasi pemerintah Jepang dan yen berada di bawah tekanan berkelanjutan sepanjang tahun ini. Rencana pemerintah untuk memperluas belanja fiskal telah memperburuk kekhawatiran pasar tentang besarnya utang Jepang dan inflasi jangka panjang, sehingga semakin meningkatkan tekanan bagi Bank of Japan untuk menyesuaikan kebijakan. Bulan ini, yen turun di bawah level 163 yen per dolar untuk pertama kalinya sejak 1986. Meski pemerintah Jepang berulang kali memperingatkan kemungkinan intervensi di pasar valuta asing, tren melemahnya yen belum mengalami pembalikan yang signifikan. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun juga naik ke level tertingginya abad ini, mendekati 3%.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
BTC menembus $81.000
Harga emas spot menembus 4500 dolar AS per ons, naik 2,57% dalam sehari
