Halaman perdagangan CFD Bitget sekarang mendukung fitur grafik TradingView.
Odaily melaporkan, menurut pengumuman resmi, untuk memenuhi kebutuhan analisis pasar secara profesional bagi pengguna, laman perdagangan CFD Bitget kini telah mengintegrasikan fitur grafik TradingView. Setelah masuk ke laman perdagangan CFD, area grafik K-line akan secara default beralih ke mode TradingView, sehingga pengguna dapat langsung menggunakan fitur terkait tanpa perlu berpindah halaman.
Pembaruan kali ini mendukung tampilan multi-jendela secara terpisah, sehingga pengguna dapat memantau pergerakan beberapa produk CFD sekaligus. Pada bagian grafik, platform telah menyertakan berbagai indikator teknikal klasik seperti MACD, persilangan EMA, dan Ichimoku Cloud, serta mendukung tipe grafik lanjutan seperti line chart, Renko chart, dan Kagi chart. Selain itu, pengguna dapat menyesuaikan pengaturan sesuai kebiasaan pemantauan mereka, seperti tampilan kode produk, informasi status bar, dan latar belakang tata letak. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada platform resmi Bitget.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kenaikan saham Korea meningkat lebih dari 1%.
Penutupan pasar saham AS, BNC naik 50,43%
Menginvestasikan 590 juta dolar untuk mengakuisisi Stride Bank demi mendapatkan lisensi, Chime (CHYM.US) berubah dari “penantang” fintech menjadi “bank berlisensi”
Chime Financial Inc. (CHYM.US) telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi mitra jangka panjangnya, Stride Bank, dengan pembayaran tunai sebesar 590 juta dolar AS. Langkah ini menandai langkah penting perusahaan fintech tersebut dalam mengintegrasikan operasionalnya.

Pasar saham Korea mempersiapkan permainan bottoming: penjualan asing melambat, won Korea menguat, valuasi KOSPI 200 turun ke peringkat pertama dalam sepuluh tahun terakhir.
Setelah likuidasi leverage dan penjualan besar-besaran oleh investor asing, pasar saham Korea mengalami titik balik ganda dari segi valuasi dan teknikal. Pada 8 September, indeks saham Korea menerobos garis tren turun jangka pendek dan untuk pertama kalinya ditutup di atas rata-rata bergerak 50 hari. Forward P/E KOSPI 200 hanya sebesar 6,2 kali, berada di persentil pertama dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis menunjukkan bahwa diskon ekstrem memberikan perlindungan downside yang kuat.
