ING: Konflik di Timur Tengah mengingatkan investor untuk berhati-hati terhadap euro.
Menurut laporan dari Golden Ten Data, analis ING Francesco Pesole menyebutkan dalam sebuah laporan bahwa dimulainya kembali aksi militer dalam konflik Timur Tengah mengingatkan investor untuk tetap berhati-hati terhadap nilai tukar euro terhadap dolar AS. Ia menyatakan, agar euro dapat terus naik di atas 1,15 dolar AS, pasar perlu mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga AS melalui data atau komunikasi dari Federal Reserve, serta sentimen risiko juga harus stabil.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Investasi AI dan pertumbuhan keuntungan terus menopang pasar saham Amerika; HSBC menaikkan target akhir tahun S&P 500 menjadi 8100 poin.
Tim Riset Investasi Global HSBC telah menaikkan target indeks S&P 500 pada akhir tahun 2026 dari sebelumnya 7650 poin menjadi 8100 poin.

Gu Jingci: Short BTC/ETH pada 9.8 turun sesuai harapan, rebound kembali memberikan peluang.
ETH menembus 2500 dolar AS

