Mengerikan! Penurunan tajam 40% dalam 6 minggu! Pasar saham Korea anjlok lebih parah daripada krisis keuangan besar di Amerika Serikat
Gelonghui, 29 Juli — Dalam waktu singkat hanya 11 minggu (awal April hingga 19 Juni), Korea Composite Stock Price Index (KOSPI) melonjak sebesar 74%. Kecepatan bull market yang luar biasa ini biasanya hanya terjadi di dunia kripto (aset kripto) atau pada saham dengan kapitalisasi kecil yang likuiditasnya sangat minim. Di Korea, aktivitas trading saham sudah menjadi tren nasional, dan kelompok investor ritel yang dikenal sebagai “Semut Donghak” terbiasa menggunakan leverage hingga beberapa kali lipat untuk secara kolektif masuk ke sektor-sektor favorit.
Saat seluruh masyarakat secara serentak membeli saham dengan leverage tinggi, dana dalam jumlah besar mendorong indeks melonjak nyaris vertikal dalam waktu yang sangat singkat — sebuah “ledakan roket”. Namun, semakin spektakuler kenaikannya, semakin brutal pula pembalikan kejatuhannya! Selanjutnya, dalam 6 minggu singkat hingga saat ini, KOSPI turun drastis sebesar 40% dari level puncaknya. Penurunan tajam ini kemungkinan bersumber dari akumulasi leverage tinggi sebelumnya. Ketika harga saham mulai turun, perusahaan sekuritas melakukan langkah pengendalian risiko yang memicu gelombang “force sell” (likuidasi paksa) yang luar biasa di seluruh pasar. Investor ritel bahkan belum sempat menambah modal, sudah terkena likuidasi massal secara beruntun yang menyebabkan pasar anjlok vertikal.
Sebagai tolok ukur penetapan harga aset global, jika S&P 500 mengalami skenario black swan ekstrem berupa penurunan 40% dalam 6 minggu, itu berarti semua hasil bull market 5 tahun terakhir, bonus pertumbuhan ekonomi, dan akumulasi laba perusahaan di bursa saham AS akan lenyap seluruhnya hanya dalam waktu lebih dari satu bulan. Dalam sejarah bursa saham AS, bahkan pada krisis keuangan global akibat bangkrutnya Lehman Brothers tahun 2008 atau rangkaian circuit breaker akibat pandemi COVID-19 tahun 2020, fase penurunan paling parah sekalipun tidak pernah mencapai 40% hanya dalam 6 minggu.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Qualcomm menyatakan yakin akan target pusat data sebesar 5 miliar dolar AS
Harga platinum spot menembus batas 1.840 dolar AS per ons.
