Kontrak berjangka saham AS rebound setelah penjualan saham teknologi
Gelonghui, 29 Juli — Kontrak berjangka saham AS naik setelah aksi jual saham teknologi sempat mendorong pasar ke ambang koreksi teknis, sebelum akhirnya terjadi rebound. Kontrak berjangka indeks S&P 500 naik sekitar 0,4%, sementara kontrak berjangka indeks Nasdaq 100 naik 0,6%. Meskipun terjadi babak baru konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak, kontrak berjangka masih menunjukkan tren naik. Pasar saham Asia juga mengalami rebound, meskipun data laba SK Hynix mengecewakan, namun sahamnya naik didorong oleh komentar positif terkait AI.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.
