Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Goldman Sachs: Pengeluaran AI tidak mampu menahan tekanan jual saham Korea, ukuran leveraged ETF sudah turun setengah dari puncaknya

Goldman Sachs: Pengeluaran AI tidak mampu menahan tekanan jual saham Korea, ukuran leveraged ETF sudah turun setengah dari puncaknya

BlockBeatsBlockBeats2026/07/27 03:53
Tampilkan aslinya

Menurut laporan BlockBeats, pada 27 Juli, Goldman Sachs dalam laporan mingguan terbaru tentang pasar Korea Selatan menyebutkan bahwa meskipun investor asing baru-baru ini terus membeli KOSPI, dan Alphabet kembali menaikkan proyeksi belanja modal AI yang semakin memperkuat narasi permintaan semikonduktor, indeks harga saham gabungan Korea Selatan tetap turun sekitar 2% pada pekan lalu. Dari sisi sektor, konstruksi, perangkat lunak, dan telekomunikasi relatif lebih tahan terhadap penurunan, sedangkan sekuritas, otomotif, dan asuransi mengalami penurunan terdalam.


Pada sisi pasar, KOSPI pada 24 Juli memperbesar tren penurunan, ditutup melemah 5,72% ke level 6690,62, sempat menyentuh 6650,41 poin di sesi perdagangan, bahkan perdagangan sempat dihentikan sementara karena adanya transaksi algoritmik. Menurut Yonhap News Agency, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membatasi minat risiko, di hari tersebut investor luar negeri dan institusi mencatatkan penjualan bersih gabungan sekitar 5,2 triliun won Korea, sementara investor ritel membukukan pembelian bersih sekitar 5,18 triliun won Korea.


Goldman Sachs menilai, arus masuk kembali investor asing terutama terfokus pada sektor teknologi, namun pasar Korea Selatan masih menghadapi tekanan arus keluar dana menengah yang cukup besar, posisi kepemilikan asing pada sektor semikonduktor juga masih mendekati level terendah historis. Pada saat yang sama, proyeksi EPS KOSPI untuk 12 bulan mendatang diturunkan 0,4%, dengan tekanan penyesuaian estimasi laba terbesar pada sektor otomotif.


Pemanfaatan leverage dana juga mulai mendingin. Laporan menunjukkan, saldo pembiayaan ritel Korea Selatan telah turun dari puncak 25 miliar dolar AS menjadi 22 miliar dolar AS, dan skala ETF leverage turun dari 53 miliar dolar AS menjadi 26 miliar dolar AS. Bagi pasar saham Korea Selatan, belanja modal AI masih merupakan penopang utama, namun di tengah revisi turun proyeksi laba, posisi asing yang masih rendah, dan volatilitas minat risiko, elastisitas jangka pendek indeks kemungkinan akan tetap tinggi.


0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!