Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Perbedaan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed Semakin Intens: JPMorgan Bertaruh Tidak Akan Ada Kenaikan Suku Bunga Selama Setahun, Deutsche Bank Memperingatkan Pengurangan Neraca atau Penekanan Dolar

Perbedaan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed Semakin Intens: JPMorgan Bertaruh Tidak Akan Ada Kenaikan Suku Bunga Selama Setahun, Deutsche Bank Memperingatkan Pengurangan Neraca atau Penekanan Dolar

BlockBeatsBlockBeats2026/07/20 13:40
Tampilkan aslinya

BlockBeats News, 20 Juli, pasar menunjukkan perbedaan yang jelas terkait jalur kebijakan moneter The Fed di masa depan. Mantan Presiden The New York Fed, Dudley, meyakini bahwa tekanan untuk kenaikan suku bunga pada musim gugur mungkin muncul kembali, sementara Morgan Stanley memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah tahun ini. Deutsche Bank memperingatkan bahwa jika The Fed beralih ke kebijakan pengetatan melalui pengurangan neraca, dolar bisa menghadapi tekanan berkelanjutan.


Dudley menekankan bahwa meskipun harga bensin baru-baru ini menurun, inflasi inti membaik, dan pertumbuhan lapangan kerja yang melambat mengurangi kebutuhan kenaikan suku bunga dalam jangka pendek, masih ada empat alasan utama untuk menjaga kebijakan tetap agak ketat.


Pertama, tingkat pengangguran di Amerika Serikat tetap mendekati level pekerjaan penuh, dan tingkat inflasi inti masih berada pada kisaran 2,4%-3,3%, sehingga diperlukan pembatasan permintaan yang berkelanjutan. Kedua, lingkungan keuangan saat ini belum benar-benar mengetat, dengan indeks kondisi keuangan The Fed menunjukkan bahwa lingkungan pasar masih bersifat stimulatif. Ketiga, ekspansi industri AI dapat mendorong kenaikan harga pada bidang seperti listrik dan chip, sehingga menambah tekanan inflasi. Keempat, The Fed sudah lama gagal menurunkan inflasi ke target 2%, yang menantang kredibilitas kebijakannya.


Di sisi lain, Kepala Ekonom AS Morgan Stanley, Michael Gapen, percaya bahwa The Fed sangat mungkin tidak mengubah suku bunga sepanjang tahun, dan ia memperkirakan hanya akan ada dua penurunan suku bunga setelah inflasi turun pada 2027.


Lembaga tersebut menilai bahwa dampak tarif terhadap harga kian berkurang, inflasi perumahan terus menurun, meredanya situasi Iran mendorong harga minyak turun, dan pasar tenaga kerja yang mendingin juga mengurangi kebutuhan kenaikan suku bunga. Morgan Stanley menyatakan bahwa pengetatan pasar sendiri sudah setara sekitar 4 kali kenaikan suku bunga 25 basis poin, sehingga The Fed tidak perlu mengambil tindakan lebih lanjut.


Deutsche Bank tengah memfokuskan perhatian pada kemungkinan The Fed memperkecil neraca keuangannya. Kepala forex bank tersebut, George Saravelos, menyampaikan bahwa jika The Fed memilih pengurangan neraca keuangan dibandingkan kenaikan suku bunga, hal ini dapat berdampak negatif pada dolar.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.

Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

智通财经2026/09/10 07:46
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit

Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

华尔街见闻2026/09/10 06:46

Saham Jepang ditutup naik 0,2%

格隆汇2026/09/10 06:36