Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Imbal hasil obligasi Inggris naik tipis, pasar menunggu keputusan pertama perdana menteri baru, pilihan menteri keuangan menjadi sorotan

Imbal hasil obligasi Inggris naik tipis, pasar menunggu keputusan pertama perdana menteri baru, pilihan menteri keuangan menjadi sorotan

智通财经智通财经2026/07/20 12:06
Tampilkan aslinya
⑴ Imbal hasil obligasi pemerintah acuan Inggris pada hari Senin naik tipis di seluruh tenor, dengan imbal hasil obligasi 10 tahun ditutup sekitar 4,98%, naik hampir 3 basis poin pada hari itu. Para investor menunggu sinyal kebijakan pertama setelah Perdana Menteri baru Andy Burnham menjabat, dengan perhatian utama tertuju pada siapa yang akan menjadi Menteri Keuangan.⑵ Burnham akan menjadi perdana menteri ketujuh Inggris dalam satu dekade, menghadapi tantangan beragam seperti ekonomi yang lemah, kekhawatiran disiplin fiskal, dan dampak konflik di Timur Tengah yang meluas. Imbal hasil obligasi 10 tahun Inggris tertinggi di antara negara G7, dan sempat mencapai tingkat tertinggi dalam 18 tahun pada Mei tahun ini karena perang Iran yang mendorong kenaikan biaya energi.⑶ Pasar sebelumnya bereaksi positif terhadap kabar bahwa Burnham mungkin memilih sosok moderat sebagai Menteri Keuangan, menilai hal tersebut sebagai sinyal bahwa ia tidak akan memperluas belanja fiskal secara signifikan, namun sebagian investor tetap berhati-hati. Seorang manajer dana mengatakan telah mengurangi posisi di obligasi Inggris sebelum Burnham menjabat, untuk mengantisipasi kemungkinan kebijakan baru meningkatkan pinjaman pemerintah.⑷ Manajer portofolio Allianz Investment menekankan bahwa siapa pun yang menjadi Menteri Keuangan, pemerintah tetap harus mematuhi aturan fiskal. Pengalaman pasar obligasi Inggris sebelumnya menunjukkan bahwa jika menyimpang dari kerangka kerja yang telah ditetapkan, investor akan dengan cepat memberikan hukuman, sehingga perdana menteri baru sulit untuk dengan mudah melewati batasan ini.⑸ Berbeda dengan kehati-hatian di pasar obligasi, pound sterling baru-baru ini terus menguat, naik terhadap euro selama empat minggu berturut-turut dan terhadap dolar selama tiga minggu berturut-turut. Pada hari Senin, pound terhadap dolar berada di sekitar 1,347, sedikit meningkat dari hari sebelumnya. Transisi politik yang relatif lancar mendorong beberapa pelaku pasar membalik posisi jual, dan imbal hasil tinggi juga menjadi penopang bagi pound.⑹ Ekonom Berenberg menyatakan bahwa saat ini harga aset Inggris sudah mencerminkan banyak ekspektasi positif, termasuk inflasi yang sesuai target dan keberlanjutan fiskal. Apakah pemerintah baru mampu melanjutkan jalur ini akan menjadi faktor kunci bagi pasar ke depan.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!