Hasil lelang obligasi pemerintah AS 30 tahun mencapai tingkat tertinggi sejak 2007, yang dapat memberikan tekanan pada aset berisiko seperti bitcoin.
Menurut laporan ChainCatcher yang mengutip data dari Kobeissi Letter, hasil lelang terbaru obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun naik menjadi 5,06%, tertinggi sejak 2007, sehingga imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang kembali melampaui 5%. Sebagai perbandingan, pada awal 2022, imbal hasil obligasi dengan tenor yang sama sekitar 2%. Analisis menunjukkan bahwa naiknya imbal hasil jangka panjang berarti imbal hasil bebas risiko meningkat, yang akan menaikkan tingkat diskonto aset berisiko dan memberi tekanan struktural pada aset berisiko tinggi seperti Bitcoin.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

Saham Jepang ditutup naik 0,2%
