CEO Nansen menjadi bullish terhadap Apple: Kemampuan AI yang meningkat, keunggulan perangkat keras, dan arus kas membentuk lima pilar utama.
Menurut laporan Odaily, CEO Nansen Alex Svanevik menyatakan bahwa ia kembali optimis terhadap Apple dan menyebutkan lima alasan utama, termasuk peningkatan kemampuan Siri, perkembangan AI di perangkat, pemilihan CEO baru, keunggulan arus kas, serta nilai merek.
Svanevik menuturkan bahwa pengalaman menggunakan Siri pada versi iOS 27 Beta sudah menunjukkan perbaikan yang jelas, dan fitur pencarian akhirnya mengalami kemajuan, meskipun masih belum sepenuhnya memenuhi target, namun “sudah berada di jalur yang benar.” Perkembangan model AI berukuran kecil akan sangat menguntungkan Apple; ke depan, pengguna diharapkan dapat memperoleh kemampuan inferensi AI berkualitas tinggi di perangkat, yakni menjalankan model AI secara lokal sehingga meningkatkan perlindungan privasi dan kecepatan respons. Selain itu, CEO Apple yang baru, John Ternus, memiliki latar belakang di bidang perangkat keras, yang sejalan dengan arah penguatan keunggulan hardware Apple ke depannya.
Apple terus menghasilkan arus kas bebas yang kuat, serta tetap memiliki pengaruh merek yang unggul di industri teknologi, yang menjadi penopang nilai jangka panjangnya. Seiring dengan kemampuan AI yang secara bertahap terintegrasi ke dalam ekosistem Apple, peluang pertumbuhan baru berpotensi muncul.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

