Elizabeth Warren meminta Trump untuk mengungkap kepemilikan cryptocurrency dalam waktu satu minggu
Laporan dari Jinse Finance, pada 19 Juli, Senator Elizabeth Warren meminta Presiden Donald Trump secara sukarela mengungkapkan keuntungan dan kepemilikan aset kripto miliknya dari 1 Januari hingga 15 Juli, dengan batas waktu hingga 23 Juli. Dalam surat tertanggal 16 Juli, anggota senior Komite Perbankan Senat berpendapat bahwa Kongres tidak dapat membahas legislasi kripto secara adil jika paparan keuangan presiden terhadap industri ini hanya diungkapkan sebagian. Permintaan ini datang saat Senat sedang mempertimbangkan CLARITY Act, yang akan membangun kerangka regulasi komprehensif untuk pasar aset digital dengan mendefinisikan aset mana yang berada di bawah pengawasan SEC atau CFTC, serta menyusun aturan yang lebih jelas bagi bursa dan penerbit token. Warren menilai, sebelum melanjutkan legislasi yang mungkin berdampak langsung pada nilai kepemilikan tersebut, para legislator perlu mengetahui kondisi terkini kepentingan kripto Trump. Menurut Warren, kekhawatiran ini tidak hanya terkait kepemilikan aset digital oleh presiden, tetapi juga karena legislasi yang saat ini sedang dibahas oleh Kongres dapat membawa manfaat substansial bagi perusahaan dan investasi yang terkait dengan presiden, sedangkan kepentingan tersebut baru diungkapkan sebagian.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

Saham Jepang ditutup naik 0,2%
