Interlace bersama BlockSec mengadakan konferensi "Dekade Berikutnya untuk Pembayaran" dan merilis whitepaper pembayaran AI Agent.
ChainCatcher melaporkan bahwa pada 17 Juli, Interlace bersama BlockSec bersama-sama mengadakan konferensi bertajuk "Sepuluh Tahun Berikutnya dalam Pembayaran: Mata Uang Digital, AI Agent, dan Tatanan Keuangan Global Baru". Acara ini mempertemukan para tamu industri dari bidang AI, Web3, keamanan, dan pembayaran, untuk bersama-sama membahas tren perkembangan pembayaran stablecoin, keamanan dan kepatuhan, AI Agent, serta infrastruktur pembayaran global.
Co-founder BlockSec, Zhou Yajin, dan pendiri sekaligus CEO Interlace, Michael Wu, masing-masing memberikan pidato utama tentang "Keamanan dan Kepatuhan dalam Pembayaran Kripto" serta "Agentic Payment dan Infrastruktur Keuangan Global Baru", membagikan pengamatan terbaru mereka mengenai tren perkembangan pembayaran aset digital. Seiring dengan terus meluasnya skenario pembayaran stablecoin, pembangunan sistem keamanan dan kepatuhan serta infrastruktur pembayaran generasi baru kini menjadi penopang utama bagi kemajuan industri. Ke depan, infrastruktur pembayaran tidak hanya akan berfungsi untuk perputaran dana, tetapi juga akan berkembang lebih lanjut menuju sistem transfer nilai yang dapat diprogram, terpercaya, dan dapat diverifikasi, sehingga menyediakan fondasi bagi penghubung antara aset digital dan bisnis di dunia nyata.
Pada acara tersebut, Interlace juga secara resmi merilis whitepaper "Lapisan Transfer Nilai Ekonomi AI: Dari Konsep hingga Implementasi". Whitepaper ini diluncurkan bersama mitra ekosistem seperti Bitget, BlockSec, Cobo, Conflux, Stable, Xagent, dan Hetu, secara sistematis mendefinisikan arsitektur, standar, serta jalur implementasi infrastruktur Agentic Payment sebagai referensi bagi transfer nilai di era ekonomi AI.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.

Meta mengakuisisi perusahaan rintisan AI asal Swedia, Stilla.ai
