Obligasi Jerman Menjadi Lembah Suku Bunga, Selisih Suku Bunga Global yang Terbalik Mencerminkan Ekstremnya Perbedaan Kebijakan
⑴ Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor 2 tahun tercatat sebesar 2.766%, lebih rendah 174 basis poin dari Australia, 158 basis poin dari Inggris, dan 140 basis poin dari Amerika Serikat. Imbal hasil jangka pendek dari Australia, Inggris, dan Amerika Serikat semuanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan patokan zona euro.⑵ Spread imbal hasil di dalam zona euro sangat menyempit, imbal hasil obligasi tenor 2 tahun Prancis dan Italia masing-masing lebih tinggi 17.3 dan 17.8 basis poin dari Jerman, sementara spread antara Belgia, Belanda, dan Jerman hanya 1.5 dan -2.1 basis poin. Hal ini menunjukkan bahwa transmisi kebijakan European Central Bank berjalan sangat sinkron.⑶ Imbal hasil obligasi tenor 2 tahun Jepang lebih rendah 132.7 basis poin dari Jerman, Swedia lebih rendah 38.2 basis poin, dan Denmark lebih rendah 24.2 basis poin. Kecenderungan pelonggaran di negara-negara Nordik dan Jepang membentuk perbandingan lokal dengan zona euro.⑷ Pada dimensi tenor 10 tahun, imbal hasil obligasi Jerman tercatat 3.170%, Inggris memimpin dengan spread positif 179.8 basis poin, Australia dan Amerika Serikat masing-masing lebih tinggi 173.3 dan 140.7 basis poin, sedangkan Kanada dan Spanyol mencatat spread positif sekitar 36 sampai 43 basis poin.⑸ Spread imbal hasil tenor 10 tahun zona euro terlihat melebar secara signifikan dibandingkan dengan tenor 2 tahun, imbal hasil Prancis dan Italia masing-masing lebih tinggi 77.3 dan 76.8 basis poin dari Jerman, sementara Belgia dan Spanyol lebih tinggi sekitar 43 sampai 52 basis poin. Hal ini mencerminkan perbedaan pasar terhadap prospek fiskal dan pertumbuhan masing-masing negara lebih terlihat pada penetapan harga tenor panjang.⑹ Imbal hasil tenor 10 tahun Jepang masih lebih rendah 45.5 basis poin dari Jerman, namun selisih ini jauh menyempit dibandingkan dengan 132.7 basis poin pada tenor pendek. Ini menunjukkan ekspektasi pasar terhadap Bank of Japan yang secara bertahap akan keluar dari kebijakan ultra longgar terus menekan spread tenor panjang.⑺ Jerman sebagai jangkar penetapan harga suku bunga zona euro, spread imbal hasil dengan negara lain mengungkapkan ketidaksamaan siklus moneter global semakin dalam, dan perubahan struktur spread jangka pendek dan panjang menjadi jendela pengamatan penting bagi arbitrase lintas negara maupun prediksi nilai tukar.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!