Apple dilaporkan sedang berupaya mengakuisisi sebuah perusahaan chip kecerdasan buatan karena chip M2 Ultra buatan mereka sendiri kurang mampu menangani beban kerja AI yang canggih.
Menurut DigiTimes, Apple dikabarkan sedang berupaya mengakuisisi perusahaan chip kecerdasan buatan. Chip internal Apple, M2 Ultra, ditemukan tidak cukup mumpuni untuk menjalankan beban kerja AI tingkat lanjut, sehingga Apple terpaksa bergantung pada Nvidia. Versi mendatang dari chip server AI Apple, yang dinamai "Baltra," awalnya dijadwalkan akan dikirim tahun ini, namun mengalami penundaan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Argus menaikkan target harga Dell menjadi 560 dolar AS
Saham preferen perusahaan Korea mengalami diskon sebesar 45%, tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Rencana buyback Samsung senilai 110 triliun won dapat mengurangi "Korea Discount".
Rencana pembelian kembali saham Samsung Electronics yang sangat dinanti-nantikan membuat para investor mengharapkan raksasa Korea ini akan membeli saham preferen tanpa hak suara, sehingga mempersempit diskon yang dalam dan menjadi contoh bagi perusahaan lain.

Menonjol sendirian, koin privasi menjadi pemenang terbesar di pasar crypto tahun ini
Crypto Zhongliang: 9.8 Pandangan pasar BTC/ETH
