Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Alphabet (GOOGL), perusahaan induk Google, mengumumkan rencana besar untuk energi terbarukan

Alphabet (GOOGL), perusahaan induk Google, mengumumkan rencana besar untuk energi terbarukan

老虎证券老虎证券2026/07/14 16:24
Tampilkan aslinya
Setelah fasilitas terkait sepenuhnya beroperasi pada tahun 2029, proyek ini diperkirakan dapat menyediakan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya hingga 2,5 gigawatt DC (GWdc) dan dilengkapi dengan sistem penyimpanan baterai sebesar 2,9 gigawatt jam (GWh). Langkah ini menandai kemajuan penting Google dalam mempercepat target karbon netral global. Kombinasi pembangkit tenaga surya skala besar dan penyimpanan baterai tidak hanya membantu menstabilkan jaringan listrik, tetapi juga memungkinkan pasokan listrik bersih yang berkelanjutan saat tidak ada sinar matahari, sehingga meningkatkan keandalan dan kegunaan energi terbarukan. Setelah proyek ini selesai, kapasitas listrik yang dihasilkan diperkirakan akan secara signifikan mendukung operasi pusat data Google serta berbagai aktivitas lain yang membutuhkan konsumsi energi tinggi, sehingga semakin mengurangi ketergantungan pada energi fosil tradisional. Langkah ini juga menunjukkan tanggung jawab dan pengaruh yang semakin besar dari raksasa teknologi tersebut dalam memimpin transisi energi global dan menghadapi tantangan perubahan iklim.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Saat pasar mengkhawatirkan keberlanjutan keuntungan AI, HSBC justru mengatakan sebaliknya: Saham Amerika “tidak mahal”, siklus investasi struktural AI belum sepenuhnya dihargai.

Willem Sels dari HSBC Bank berpendapat bahwa pasar saham AS tidak semahal yang terlihat. Ia menekankan bahwa valuasi saat ini belum sepenuhnya mencerminkan besarnya peningkatan produktivitas dan pertumbuhan laba yang didorong oleh teknologi artificial intelligence (AI).

智通财经2026/09/08 11:12
Saat pasar mengkhawatirkan keberlanjutan keuntungan AI, HSBC justru mengatakan sebaliknya: Saham Amerika “tidak mahal”, siklus investasi struktural AI belum sepenuhnya dihargai.