Data: GMGN sektor populer ANSEM naik 24 jam sebesar +26%
Menurut berita ChainCatcher, berdasarkan data GMGN, berikut adalah lima token sektor terpopuler dalam 24 jam terakhir:
1.ANSEM (9cRC....ump): Harga saat ini $0,2632, kapitalisasi pasar 300 juta dolar AS, kenaikan 24 jam +26%, volume transaksi 24 jam 29,07 juta dolar AS, 92.980 transaksi;
2.febu (4ko5....ump): Harga saat ini $0,0023, kapitalisasi pasar 2,26 juta dolar AS, kenaikan 24 jam +19,3%, volume transaksi 24 jam 5,58 juta dolar AS, 59.691 transaksi;
3.HOME (gsoZ....ump): Harga saat ini $0,0003, kapitalisasi pasar 210 ribu dolar AS, kenaikan 24 jam +20%, volume transaksi 24 jam 4,35 juta dolar AS, 72.312 transaksi;
4.CASHPIGGY (6wtZ....ump): Harga saat ini $0,0001, kapitalisasi pasar 3.150 dolar AS, kenaikan 24 jam +43,7%, volume transaksi 24 jam 330 ribu dolar AS, 118.368 transaksi;
5.POINTLESS (D4pi....ump): Harga saat ini $0,0001, kapitalisasi pasar 50 ribu dolar AS, penurunan 24 jam -59,2%, volume transaksi 24 jam 600 ribu dolar AS, 71.317 transaksi;
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Indeks Dolar AS naik sekitar 20 poin dalam waktu singkat, emas spot turun sebesar 36 dolar.
EIA secara signifikan menaikkan perkiraan harga minyak: harga rata-rata Brent pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 91 dolar, gangguan pasokan melebihi ekspektasi
Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) memperkirakan harga rata-rata spot minyak Brent pada tahun 2026 akan mencapai 91 dolar per barel, dan pada tahun 2027 sebesar 74 dolar per barel, naik masing-masing 4 dolar dan 5 dolar dibandingkan perkiraan sebelumnya. EIA juga memperkirakan harga rata-rata Brent pada paruh kedua tahun 2026 sekitar 90 dolar per barel, 8 dolar lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. EIA memproyeksikan tingkat rata-rata penghentian produksi pada kuartal keempat sekitar 5.7 juta barel per hari, sementara stok global terus menurun.
Suku bunga kredit hipotek 30 tahun di Amerika Serikat naik menjadi 6,85%, mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu tahun.
Sejak konflik antara Amerika Serikat dan Iran meletus, suku bunga kontrak untuk pinjaman hipotek tetap 30 tahun di Amerika Serikat telah naik sebesar 75 basis poin. Kenaikan harga energi yang mendorong tekanan inflasi menjadi alasan utama. Biaya pinjaman yang meningkat telah memberi dampak nyata pada pasar keuangan perumahan: Indeks refinancing MBA turun 6.2% minggu lalu, menyentuh level terendah sejak Mei 2025; Indeks pembelian MBA, yang mengukur permohonan pinjaman untuk membeli rumah baru, turun sedikit 0.2% dibandingkan minggu sebelumnya.
