Pelemahan yen menyebabkan jumlah wisatawan Jepang yang bepergian ke luar negeri pada musim panas ini turun hampir 9%, merupakan penurunan pertama sejak pandemi.
Golden Ten Data melaporkan pada 12 Juli bahwa, menurut pemberitaan Kyodo News Jepang, agen perjalanan besar JTB memperkirakan jumlah wisatawan outbound Jepang selama musim liburan musim panas tahun ini akan mencapai 2,17 juta orang, turun 8,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini merupakan penurunan tahunan pertama sejak pemulihan pascapandemi tahun 2023, karena konsumen mulai merasakan dampak dari pelemahan yen dan kenaikan biaya. Berdasarkan prediksi perusahaan tersebut untuk periode 15 Juli hingga 31 Agustus, kenaikan biaya membuat wisatawan Jepang menjauh dari destinasi jarak jauh seperti Amerika Utara dan Australia, sementara perjalanan domestik juga mungkin menghadapi kesulitan karena masyarakat menjadi lebih hemat di tengah inflasi. Pengeluaran rata-rata per perjalanan outbound diperkirakan akan naik 6,3% menjadi 323.000 yen (sekitar 2.000 dolar AS). Selain pelemahan yen yang meningkatkan pengeluaran luar negeri, krisis Timur Tengah yang menyebabkan lonjakan harga bahan bakar aviasi juga mendorong kenaikan biaya tambahan bahan bakar, semakin menambah beban. Prediksi JTB menunjukkan destinasi dekat dengan harga tiket pesawat yang lebih murah cukup diminati, dengan Korea Selatan menempati urutan pertama sebesar 26,2%. Wisata domestik diperkirakan akan turun 4,4% dari tahun lalu, dengan jumlah total mencapai 69 juta orang, sementara pengeluaran rata-rata per orang diperkirakan naik 3,2% menjadi 48.500 yen.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pergerakan saham AS | SK Hynix (SKHY.US) naik lebih dari 6%, kemungkinan akan mengumumkan rencana pembelian kembali saham senilai 40 triliun won pada kuartal keempat
Pada saat penerbitan, saham ini naik lebih dari 6% dan diperdagangkan pada 187.99 dolar AS.

Pergerakan saham AS | Saham Bloom Energy (BE.US) melonjak hampir 9% setelah dimasukkan ke dalam indeks S&P 500
Pada hari Selasa, saham Bloom Energy (BE.US) dibuka dengan kenaikan hampir 9%, dengan akumulasi kenaikan 33% dalam lima hari perdagangan terakhir. Saat ini diperdagangkan di 274,59 dolar AS.

Panduan Lengkap untuk Pemula Cryptocurrency pada tahun 2026

