Ketua CFTC Amerika mendukung RUU CLARITY, dan menegaskan bahwa regulasi harus disahkan melalui legislatif.
Menurut berita dari ChainCatcher, Ketua Commodity Futures Trading Commission (CFTC) Amerika Serikat, Mike Selig, menyatakan di platform X bahwa para inovator industri kripto dan pelaku pasar membutuhkan ekspektasi regulasi yang jelas, dan CLARITY Act akan membangun kerangka aturan komprehensif untuk pengawasan aset digital. Perkembangan pasar kripto Amerika Serikat di masa depan membutuhkan lingkungan regulasi yang pasti, dan CLARITY Act dapat memberikan aturan pengawasan aset digital yang "berorientasi masa depan". Jika Amerika Serikat ingin terus mempertahankan posisinya sebagai pusat mata uang kripto global, rancangan undang-undang ini adalah "legislasi yang wajib disahkan".
CLARITY Act bertujuan untuk semakin memperjelas pembagian tanggung jawab pengawasan pasar aset digital, serta membangun kerangka sistem untuk perdagangan aset kripto, struktur pasar, dan kewenangan lembaga pengawas. Para pendukung berpendapat bahwa rancangan undang-undang ini dapat membantu mengurangi ketidakpastian regulasi, serta mendorong pertumbuhan perusahaan dan modal di pasar Amerika Serikat. Mike Selig sebelumnya telah menekankan pentingnya mendukung inovasi aset digital melalui aturan pengawasan yang jelas dan dapat diterapkan, sambil tetap memastikan keamanan pasar dan perlindungan investor. Pernyataan kali ini semakin mencerminkan tren lembaga pengawas Amerika Serikat yang mendorong kejelasan aturan di industri kripto.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

