Korea Selatan berencana menginvestasikan 50 triliun won dari pendapatan pajak semikonduktor untuk mengembangkan 'Sovereign AI'
Menurut pemantauan Dongcha Beating, Korea Economic Daily melaporkan bahwa Kementerian Sains dan ICT Korea Selatan sedang berdiskusi dengan kantor kepresidenan dan departemen keuangan untuk memanfaatkan sekitar 50 triliun won dari pendapatan pajak berlebih industri semikonduktor. Rencana tersebut mencakup pengadaan berskala besar sekitar 10.000 modul GPU superchip Vera Rubin terbaru dari Nvidia dalam tahun ini, yang ditujukan untuk mendukung tim elit dalam mengembangkan model 'sovereign AI' kelas dunia. Keputusan ini secara langsung muncul dari rasa krisis terkait pembatasan ekspor Amerika Serikat atas model AI mutakhir—seperti Anthropic Fable 5 dan OpenAI GPT-5.6—yang akses eksternalnya telah dibatasi, sehingga perusahaan-perusahaan Korea Selatan terpaksa segera merevisi sistem yang dibangun di atas model-model ini. Konsep 'aset strategis nasional' model AI pun menjadi kenyataan. Saat ini, Korea Selatan memiliki empat tim, termasuk LG AI Research Institute, SK Telecom, Upstage, dan Motif Technologies, yang sedang mengembangkan proyek model dasar independen, namun masing-masing tim hanya mendapat dukungan untuk 700 hingga 800 GPU, sehingga sulit bersaing dengan model global terdepan yang menggunakan puluhan ribu GPU. Akibatnya, pemerintah memutuskan untuk mengadopsi strategi 'seleksi dan konsentrasi', mengalokasikan 10.000 GPU sekaligus kepada tim teratas serta berencana menyediakan dana khusus untuk menarik talenta AI luar negeri terbaik dalam anggaran tambahan. Bulan lalu, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung secara terbuka menyatakan bahwa kecepatan pengadaan GPU terlalu lambat dan menuntut agar pendanaan terkait dipastikan dalam penyusunan anggaran tambahan. Jendela persaingan global saat ini sangat singkat, dengan perusahaan seperti Anthropic dan OpenAI meluncurkan model baru setiap minggu. Prancis, dengan strategi fokus tunggal, telah melampaui Meta untuk menjadi yang ketujuh secara global dengan Mistral AI. Jika Korea Selatan tidak dapat mengejar dalam waktu singkat, negara tersebut berisiko menjadi 'negara anak perusahaan AI.' Komunitas akademik semikonduktor Korea Selatan merespons positif, percaya bahwa menginvestasikan dana hasil kemakmuran perangkat keras ke dalam daya saing perangkat lunak pada dasarnya adalah investasi untuk masa depan negara.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Skala deposit Aave V4 telah melampaui 900 juta dolar AS.
Saham sektor komunikasi optik AS naik pada awal perdagangan.
Pergerakan saham AS | SuperX AI Technology (SUPX.US) sempat turun lebih dari 2% setelah sebelumnya meluncurkan rencana pembelian kembali saham senilai 20 juta dolar AS
Harga saham SuperX AI Technology turun, sempat jatuh lebih dari 2% dan mencapai titik terendah intraday di $7,2.

