Goldman Sachs dan JPMorgan menjajaki finansialisasi daya komputasi, berencana meluncurkan kontrak berjangka penyewaan GPU untuk melindungi risiko AI.
Menurut ChainCatcher, sumber yang mengetahui situasi mengungkapkan bahwa Goldman Sachs dan JPMorgan sedang menjajaki metode perdagangan yang berbasis pada biaya daya komputasi, termasuk perdagangan kontrak berjangka yang terkait dengan harga sewa GPU. GPU, sebagai salah satu sumber daya paling langka dalam tren AI, diperkirakan akan menjadi objek kontrak berjangka yang diluncurkan oleh bursa pada akhir tahun ini. Para profesional di industri menyatakan bahwa langkah ini menunjukkan bahwa ratusan miliar dolar yang masuk ke pusat data dan sektor chip sedang mengubah lanskap pasar keuangan. Bagi bank yang menyediakan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur AI, alat inovatif seperti ini dapat menjadi cara baru untuk mengelola risiko.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Gu Jingci: Bitcoin/Ethereum naik tajam lalu turun sesuai prediksi, rebound tetap dijual
ETF Ethereum spot Amerika mencatat arus masuk bersih sebesar $34,7 juta kemarin.
Brian Armstrong: Siklus harga bitcoin telah mencapai titik terendah

