Cloudflare mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja sekitar 20% staf untuk melakukan restrukturisasi operasional seputar penerapan alat AI.
ChainCatcher melaporkan, menurut Reuters, perusahaan layanan keamanan siber Amerika Serikat Cloudflare mengumumkan akan melakukan PHK sekitar 20%, yaitu lebih dari 1.100 karyawan, sebagai bagian dari restrukturisasi operasi yang berfokus pada penerapan alat AI. CEO Matthew Prince menyatakan bahwa perusahaan sedang merancang ulang setiap tim dan fungsi agar sesuai dengan era AI berbasis agen.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Nilai total posisi mencapai 2,007 juta dolar AS, Arthur Hayes kembali menambah UNI setelah sembilan bulan.
Apakah bitcoin benar-benar didukung oleh nilai nyata?
