Konflik AS-Iran Mendekati Akhir, Emas Siap untuk Kenaikan Kelima Berturut-turut
BlockBeats News, 2 April: Emas spot naik 0,8% secara intraday, sempat menembus $4800 per ons, mencatat kenaikan selama lima hari berturut-turut. Analisis pasar meyakini bahwa resonansi ketegangan geopolitik dan ekspektasi kebijakan mendorong arus masuk dana safe-haven yang berkelanjutan ke harga emas.
Dari sisi berita, Trump berencana mengumumkan selama jam perdagangan emas bahwa aksi militer terhadap Iran "telah mencapai semua tujuan," menandakan akhir perang dan membuka jalan bagi penarikan bertahap Amerika Serikat dari konflik tersebut.
Pada saat yang sama, Amerika Serikat mungkin akan menyerahkan masalah pengiriman di Selat Hormuz kepada NATO serta negara-negara Eropa dan Teluk, yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat sedang mencari jalur "keluar dengan kehormatan".
Di tengah latar belakang Iran yang terus membatasi pelayaran di selat dan harga minyak internasional yang menembus $100 per barel, kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian situasi di Timur Tengah dan guncangan energi semakin meningkat. Ditambah dengan permainan kebijakan dan perbedaan aliansi di bawah ekspektasi bahwa perang "akan segera berakhir," semakin menguatnya permintaan safe-haven turut mendorong harga emas semakin tinggi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.
