MultiversX mengintegrasikan protokol OpenAI dan Stripe, mendorong transaksi on-chain berbasis AI
PANews 5 Februari - MultiversX mengumumkan kerja sama dengan OpenAI dan Stripe untuk mendukung Agent Commerce Protocol (ACP), menyediakan infrastruktur bagi transaksi on-chain yang didukung AI. ACP adalah standar terbuka yang memungkinkan agen AI untuk melakukan penemuan produk, pembelian, dan pembayaran langsung dalam antarmuka percakapan tanpa perlu operasi dompet atau membayar biaya Gas. MultiversX telah mengimplementasikan dukungan ACP melalui adapter open-source dan memperkenalkan protokol Relayed v3, yang menyediakan fitur transaksi Gasless secara native, sehingga pengguna dapat bertransaksi tanpa harus memiliki EGLD.
Selain itu, MultiversX juga mendukung Universal Commerce Protocol (UCP) dari Google, yang mencakup seluruh proses belanja mulai dari penemuan produk hingga dukungan purna jual. Dikombinasikan dengan upgrade Supernova yang akan datang (yang memungkinkan konfirmasi final dalam waktu sub-detik), MultiversX meletakkan dasar bagi kontrak kerja otomatis antar agen AI dan rantai nilai terdesentralisasi. Integrasi ini memungkinkan agen AI untuk mengeksekusi transaksi secara mulus, mendorong perkembangan ekonomi antar mesin, serta menyediakan infrastruktur keuangan baru untuk ekosistem on-chain dan off-chain.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.
