Enjin meluncurkan "Essence of Elements: Perjalanan Multiverse Lintas Game"
Laporan dari Bijie.com: Enjin meluncurkan acara "Essence of the Elements", sebuah program multiverse gratis selama satu tahun di mana pemain dapat memiliki NFT yang dapat digunakan di berbagai game. Acara ini terdiri dari empat musim elemen (api, air, angin, tanah), di mana pemain dapat memperoleh Essence of the Elements dengan menyelesaikan misi dan membuka item yang terus berkembang. Setiap musim memiliki kumpulan hadiah sebesar 50,000 ENJ, dan memperkenalkan NFT Degen eksklusif dengan kapasitas staking pool hingga 1 juta. Acara ini bertujuan untuk mendorong pemain baru bergabung dan menjelajahi dunia lintas game, dengan musim pertama telah mengundang game seperti ENJ Excavators dan Lost Relics untuk berpartisipasi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Status sebagai saham S&P 100 selama 18 tahun akan berakhir! Nike (NKE.US) segera mengklarifikasi: masih menjadi saham S&P 500.
Nike akan segera dikeluarkan dari indeks S&P 100, mengakhiri sejarahnya sebagai saham komponen selama hampir 18 tahun. Menanggapi pertanyaan pasar terkait berita tersebut, tim hubungan investor Nike menegaskan bahwa penyesuaian ini hanya melibatkan indeks S&P 100, dan Nike masih merupakan saham komponen dari indeks S&P 500.

Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.

