Setelah ICO Trove, token dan Perp DEX-nya diluncurkan di Solana, bukan di Hyperliquid, sehingga memicu reaksi keras dari komunitas.
BlockBeats News, 19 Januari, Perp DEX Trove mengumumkan minggu lalu setelah berhasil mengumpulkan $11.5 juta melalui ICO bahwa mereka akan memindahkan token TROVE dan platform DEX kontrak perpetual mereka dari Hyperliquid ke Solana, membatalkan rencana yang sebelumnya telah diungkapkan kepada para peserta.
Trove menyatakan bahwa mitra likuiditas yang awalnya mendukung peluncuran mereka di Hyperliquid memilih untuk melikuidasi posisi 500.000 HYPE, yang merupakan keputusan independen dari mitra tersebut namun perubahan ini mengubah batasan proyek.
Oleh karena itu, Trove menyatakan bahwa mereka tidak akan lagi mengembangkan berdasarkan infrastruktur Hyperliquid, melainkan akan membangun ulang platform perdagangan kontrak perpetual mereka dari awal di Solana, mencakup berbagai kelas aset termasuk RWA (Real World Assets) dan pasar prediksi.
Penyesuaian mendadak ini telah memicu ketidakpuasan yang kuat di dalam komunitas, terutama di antara beberapa peserta ICO yang sebelumnya mengharapkan proyek ini diluncurkan di Hyperliquid dan tetap terintegrasi dengan ekosistem HYPE.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.
