Pandangan: DeFi berbasis insentif akan hilang pada tahun 2026
Odaily melaporkan bahwa Eli5DeFi menyatakan di platform X bahwa model DeFi berbasis insentif akan menghilang pada tahun 2026. Protokol DeFi kehilangan pengguna ketika insentif berakhir, pada dasarnya karena imbal hasil yang disesuaikan dengan risiko kembali ke tingkat yang sebenarnya. Pertumbuhan nilai total terkunci (TVL) selama fase insentif seringkali mencerminkan perilaku partisipasi yang disubsidi, bukan permintaan penggunaan yang berkelanjutan atau pendapatan biaya transaksi.
Eli5DeFi menunjukkan bahwa model "menyewa likuiditas" memiliki tiga tahap: periode insentif menarik dana melalui kompensasi risiko dengan emisi tinggi; periode normalisasi di mana insentif berkurang dan hasil nyata muncul; dan periode penarikan di mana dana menghitung ulang biaya setelah imbal hasil menjadi normal dan kemudian keluar. Penyebab runtuhnya tingkat retensi adalah karena insentif hanya menutupi kelemahan struktural sementara, termasuk risiko kerugian tidak tetap yang disubsidi, imbal hasil yang pada dasarnya adalah pengeluaran pemasaran dan bukan pendapatan, permintaan yang sangat terinternalisasi, serta biaya gesekan yang tinggi.
Eli5DeFi percaya bahwa hanya jika model ekonomi tetap efektif setelah insentif dinormalisasi, tingkat retensi dapat meningkat. Protokol harus mengatasi risiko kerugian tidak tetap dan risiko modal pokok, memastikan imbal hasil berlabuh pada permintaan nyata dan bukan inflasi token, serta memperluas ekosistem untuk menambah sumber pendapatan. DeFi di masa depan harus dievaluasi berdasarkan pendapatan berkelanjutan, efisiensi modal, dan imbal hasil yang disesuaikan dengan risiko.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
"Sekarang saya adalah bandar, jika ingin bertaruh silakan datang" Besant memperingatkan pasar agar tidak melawan dia untuk menjual yen.
Besant mengatakan, "Ketika kami melakukan intervensi terhadap yen, saya benar-benar memahami apa yang akan dilakukan oleh orang Jepang, Bank Sentral Jepang, dan para pembuat keputusan di sana." Dengan dukungan fundamental bahwa Bank Sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, para pelaku short akan menghadapi tekanan ganda berupa intervensi kebijakan dan perubahan arah suku bunga. Analisis menilai bahwa pernyataan tegas Besant bukan hanya memberikan tekanan psikologis, tetapi juga mengisyaratkan tindakan lebih lanjut yang sudah dipersiapkan.
Kenaikan saham Korea meningkat lebih dari 1%.
Penutupan pasar saham AS, BNC naik 50,43%
Menginvestasikan 590 juta dolar untuk mengakuisisi Stride Bank demi mendapatkan lisensi, Chime (CHYM.US) berubah dari “penantang” fintech menjadi “bank berlisensi”
Chime Financial Inc. (CHYM.US) telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi mitra jangka panjangnya, Stride Bank, dengan pembayaran tunai sebesar 590 juta dolar AS. Langkah ini menandai langkah penting perusahaan fintech tersebut dalam mengintegrasikan operasionalnya.

