PUMP Menjadi Jaringan Teratas dalam Likuidasi Satu Jam Terakhir, $14,3 Juta Long Dilikuidasi di Papan Peringkat PUMP Chain II
BlockBeats News, 15 Januari, menurut HyperInsight dan pemantauan CoinGlass, PUMP mengalami penurunan jangka pendek sekitar 8,4%, saat ini diperdagangkan di $0,00264; FARTCOIN anjlok lebih dari 13%, saat ini diperdagangkan di $0,373. Dalam satu jam terakhir, sekitar 99% dari pesanan likuidasi di platform Hyperliquid untuk keduanya adalah posisi long, masing-masing menyumbang 97,6% dan 95,5% dari total volume likuidasi koin tersebut.
Likuidasi besar-besaran ini terutama disebabkan oleh alamat whale (0xbaa). Alamat ini adalah pemegang posisi long on-chain terbesar kedua untuk PUMP dan pemegang posisi long terbesar untuk FARTCOIN. Pemantauan menunjukkan bahwa posisi long PUMP miliknya mengalami dua kali likuidasi besar berturut-turut dalam waktu setengah jam, dengan total sekitar $14,32 juta, dan kerugian sekitar $470.000, dengan harga likuidasi berikutnya sekitar $0,00218; posisi long FARTCOIN juga dilikuidasi secara bersamaan sekitar $11,16 juta, dengan harga likuidasi berikutnya diperkirakan sekitar $0,348. Saat ini, total kepemilikan akun whale ini telah berkurang menjadi sekitar $5,86 juta.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Status sebagai saham S&P 100 selama 18 tahun akan berakhir! Nike (NKE.US) segera mengklarifikasi: masih menjadi saham S&P 500.
Nike akan segera dikeluarkan dari indeks S&P 100, mengakhiri sejarahnya sebagai saham komponen selama hampir 18 tahun. Menanggapi pertanyaan pasar terkait berita tersebut, tim hubungan investor Nike menegaskan bahwa penyesuaian ini hanya melibatkan indeks S&P 100, dan Nike masih merupakan saham komponen dari indeks S&P 500.

Data: BTC turun di bawah $78.000
iPhone layar lipat Apple diluncurkan, analis optimis terhadap potensinya namun memperingatkan risiko margin keuntungan
Bloomberg Intelligence memperkirakan penjualan tahun pertama iPhone Duo akan meningkat menjadi sekitar 14 juta unit, dengan potensi pendapatan sebesar 28 miliar dolar AS. Namun, strategi penetapan harga memicu kekhawatiran pasar: iPhone 17 dan Air series tetap pada harga semula, sementara Pro series mengalami kenaikan harga yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan kenaikan biaya rantai pasokan, tekanan terhadap margin keuntungan menjadi signifikan. Para analis menilai bahwa Apple sengaja mengorbankan margin keuntungan demi volume penjualan, serta melakukan optimalisasi kombinasi model premium untuk mengimbangi tekanan tersebut.

