Zama akan meluncurkan penjualan token melalui CoinList dan aplikasi lelang miliknya sendiri
Odaily melaporkan bahwa protokol privasi Zama mengumumkan akan meluncurkan penjualan token on-chain melalui sebuah bursa dan aplikasi lelang miliknya sendiri, dengan valuasi terdilusi penuh (FDV) minimum sebesar 55 juta dolar AS. Penjualan ini menggunakan struktur lelang Belanda dengan penawaran tertutup, dan akan mendistribusikan 12% dari total pasokan token sebanyak 11 miliar.
Rand Hindi, salah satu pendiri sekaligus CEO Zama, menyatakan bahwa 12% penjualan token ini dibagi menjadi tiga bagian: 2% penjualan komunitas kepada pemegang NFT Zama pada minggu ini; 8% melalui lelang Belanda dengan penawaran tertutup bekerja sama dengan sebuah bursa pada 21 hingga 24 Januari; dan 2% terakhir dijual dengan harga penutupan lelang pada 27 Januari hingga 2 Februari.
Sebuah bursa menjadi mitra distribusi utama untuk lelang utama, namun penjualan ini tidak eksklusif di platform tersebut, peserta juga dapat menawar melalui aplikasi lelang milik Zama sendiri. Lelang utama akan berlangsung di mainnet Ethereum, dengan harga dasar token sebesar 0,005 dolar AS.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.
