Peraturan kripto baru dari Otoritas Pengatur Keuangan Dubai mulai berlaku, memindahkan tanggung jawab penilaian kelayakan token kepada perusahaan berlisensi
BlockBeats melaporkan, pada 12 Januari, Dubai Financial Services Authority (DFSA) secara resmi telah menerapkan pembaruan besar pada kerangka regulasi token kripto, memindahkan tanggung jawab penilaian kelayakan token kripto dari regulator ke perusahaan berlisensi yang beroperasi di Dubai International Financial Centre (DIFC).
Berdasarkan aturan yang direvisi dan mulai berlaku pada hari Senin minggu ini, perusahaan yang menyediakan layanan keuangan terkait token kripto kini harus menilai sendiri apakah token yang terlibat memenuhi standar kelayakan DFSA. Sebagai bagian dari perubahan ini, DFSA tidak akan lagi memelihara atau menerbitkan daftar token kripto yang diakui.
Pembaruan ini mengikuti proses konsultasi yang dimulai pada Oktober 2025, mencerminkan perubahan pendekatan regulator sejak sistem regulasi token kripto diperkenalkan pada 2022. DFSA menyatakan bahwa selama periode ini mereka terus memantau perkembangan pasar dan berkomunikasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan kerangka kerja tetap selaras dengan standar global.
Kerangka kerja DFSA yang diperbarui tidak secara eksplisit melarang kategori aset digital tertentu. Namun, revisi tersebut mengalihkan tanggung jawab penilaian kelayakan token dari regulator ke perusahaan berlisensi yang beroperasi di dalam DIFC.
Meskipun tidak ada larangan eksplisit, token yang berfokus pada privasi seperti Monero dan Zcash kemungkinan akan menghadapi pengawasan yang lebih ketat di bawah kerangka kerja DFSA yang diperbarui. Beberapa privacy coin mungkin dianggap sebagai aset berisiko tinggi oleh tim kepatuhan internal, sehingga perusahaan menerapkan standar uji tuntas yang lebih ketat atau bahkan sepenuhnya menghindari mendukung token semacam itu.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
"Sekarang saya adalah bandar, jika ingin bertaruh silakan datang" Besant memperingatkan pasar agar tidak melawan dia untuk menjual yen.
Besant mengatakan, "Ketika kami melakukan intervensi terhadap yen, saya benar-benar memahami apa yang akan dilakukan oleh orang Jepang, Bank Sentral Jepang, dan para pembuat keputusan di sana." Dengan dukungan fundamental bahwa Bank Sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, para pelaku short akan menghadapi tekanan ganda berupa intervensi kebijakan dan perubahan arah suku bunga. Analisis menilai bahwa pernyataan tegas Besant bukan hanya memberikan tekanan psikologis, tetapi juga mengisyaratkan tindakan lebih lanjut yang sudah dipersiapkan.
Kenaikan saham Korea meningkat lebih dari 1%.
Penutupan pasar saham AS, BNC naik 50,43%
Menginvestasikan 590 juta dolar untuk mengakuisisi Stride Bank demi mendapatkan lisensi, Chime (CHYM.US) berubah dari “penantang” fintech menjadi “bank berlisensi”
Chime Financial Inc. (CHYM.US) telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi mitra jangka panjangnya, Stride Bank, dengan pembayaran tunai sebesar 590 juta dolar AS. Langkah ini menandai langkah penting perusahaan fintech tersebut dalam mengintegrasikan operasionalnya.

